Pemkab Wakatobi Lanjut Kontrak Tenaga Dokter Unhas

tegas.co., WAKATOBI, SULTRA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi bersama Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar kembali melanjutkan penandatanganan kesepakatan bersama terkait kebutuhan tenaga dokter, dikediaman bupati, kelurahan pongo, Wangi-Wangi, Sulawesi Tenggara, Jum’at (29/06/2018).

Penandatangan Memorendum of Understending (MoU) disaksikan Ketua DPRD, Muh Ali dan Sekda Muh Ilyas Abibu dan pihak PPDS Fakultas Kedokteran Unhas. Kerjasama itu telah terbangun sejak 2017 lalu.

Berlangganan berita tegas.co silahkan isi form di bawah ini

Bupati Arhawi mengungkapkan, kerjasama itu merupakan respon dan upaya pemkab dalam mengatasi kurangnya tenaga dokter. Tentu dengan hadirnya tenaga dokter tersebut, pelayanan kesehatan di RSUD.

“Kerjasama ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan dokter untuk bertugas dan melayani masyarakat. Dan tahun lalu melalui intervensi APBD, kita sudah miliki enam dokter spesialis, dan saat ini bertambah dua dokter lagi,” katanya.

Diharapkan, sambungnya, kedepan peningkatan pelayanan kesehatan dapat berjalan dengan baik. Sehingga proritas Wakatobi bersinar untuk tiga tahun depan akan mulai.

Sementara, Ketua PPDS Fakultas Kedokteran Unhas, Dr. Syafri Kamsul Arif mengatakan menyusul kerjasama itu, pihaknya nanti akan menempatkan dua dokter lagi untuk membantu pelayanan kesehatan di daerah.

“Sebelum sudah ada enam dokter spesialis yang telah ditempatkan di Wakatobi. Sementara untuk tahun ini dari Fakultas Unhas Makassar kita tambahkan dua dokter spesialis lagi, yakni bagian kedoktera ana patelogi klinik, Dokter ana sosilogi yang kita kenal dokter bius,” jelasnya.

“Tentu kami juga berharap kerjasama ini akan berguna bagi masyarakat khususnya,” tutupnya.Dukung program Pemkab Wakatobi, Ketua PPDS Unhas Makassar bertandang dikediaman Bupati Wakatobi H Arhawi SE, dalam acara penandatangan MoU.

PUBLISER: UDIN

Radio FM VOA Amerika Serikat Bahasa Indonesia DMCA.com Protection Status VOA TV Bahasa Indonesia Piala Dunia di Rusia adalah yang termahal, dengan biaya sekitar 15 miliar dolar, yang antara lain dipakai untuk membangun beberapa stadion besar baru, jaringan rel kereta api dan perbaikan bandara. Ini kesempatan untuk meningkatkan citra global Rusia, namun apakah berdampak baik bagi warga Rusia?

TEGASCO

Berita Video Kritik Berimbang & Lugas

Show Buttons
Hide Buttons