Terima kasih atas kunjungan anda di TEGAS.CO
Home > Daerah > Peringati Milad, Tapak Suci Muhammadiyah Gelar Latihan Nasional

Peringati Milad, Tapak Suci Muhammadiyah Gelar Latihan Nasional

Peringati Milad, Tapak Suci Muhammadiyah Gelar Latihan Nasional. FOTO : NADHIR ATTAMIMI
Peringati Milad, Tapak Suci Muhammadiyah Gelar Latihan Nasional.
FOTO : NADHIR ATTAMIMI

tegas.co., YOGYAKARTA – Dalam memperingati hari Milad Muhammadiyah ke-54, pendekar tapak suci Pemuda Pemudi Muhamamdiyah menggelar latihan skala nasional di plataran Kraton Ngayogyakarto, Yogyakarta, Minggu (30/7/2017).

Ketua Umum Tapak Suci Muhammadiyah, Muhammad Adnan Zamhari menuturkan, latihan ini mengumpulkan sekitar ribuan para kader pendekar se-Nusantara untuk mengadakan latihan bersama. Ia mengakui, bukan hanya nasional bahkan kader dari Afrika Utara, Al-Jazair, dan Mesir turut hadir.

“Para kader kurang lebih 3 hingga 4 ribu orang jadi sifatnya ini bukan kita pamer demo tapi kami melakukan latihan bersama,” kata Zamhari.

Zamhari menjelaskan, dalam latihan tersebut, gerakan-gerakan dasar merupakan jurus dasar yang menasional dan mendunia dimiliki pencak silat Muhammadiyah. Diantaranya, katak melebar, mawar mekar dan mawar layu.

“Kegiatan ini sebagai bagaian dari syiar bahwa di Jogja adalah pusat putra Muhammadiyah,” ujar Zamhari.

Lanjut Zamhari, mendalami ilmu tapak suci sangat berguna untuk merangsang masyarakat kita dalam memelihara dan menghidupkan kembali budaya-budaya yang saat ini hampir digerus zaman.

“Tapak suci ini saya kira sangat oenting sekali, selain karena beladiri juga bisa menumbuhkan kesehatan mental. Bahkan, budaya ini jika kita kembangkan bisa menjadi ketahanan nasional kita,” papar Zamhari.

Ia berargumen, saat ini generasi masyarakat semakin banyak yang menyukai. Terlebih, kata dia, tapak suci Muhammadiyah telah menjadikan program disetiap sekolah-sekolah yang berbasis Muhammadiyah menjadikan beladiri sebagai kegiatan tambahan.

“Pembinaan akhlak melalui tapak suci diharapkan generasi muda saat ini tidaj hanya terampil pada umumnya tetapi juga terampil budi pekertinya,” tutup Zamhari.

NADHIR ATTAMIMI

PUBLISHER : HERMAN

Top