Kapolres Muna Kunjungi Rumah Duka Almahruma Husnawati

Polres Muna Kunjungi Rumah Duka Almahruma Husnawati
Kapolres Muna AKBP Agung Ramos P. Sinaga bersama Kepala Basarnas Kendari, Djunaedi saat mengunjungi rumah duka almahruma Hunawati Tombo, di Desa Bangun Sari, Kecamatn Lasalepa, Kabupaten Muna, Sultra, Jumat, 3 Mei 2019

tegas.co., MUNA, SULTRA – Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos P. Sinaga, bersama personel Basarnas Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang dipimpin oleh Kepala Basarnas Sultra Djunaidi, S.Sos., M.M mengunjungi rumah duka almarhumah Husnawati Tombo, di Desa Bangun Sari, Kecamatn Lasalepa, Kabupaten Muna, Sultra, Jumat, 3 Mei 2019 pukul 07.30 wita.

Lowongan
Benner lowongan
Selengkapnya
http://tegas.co/lowongan/
Iklan WTP Konsel

Husnawati Tombo, merupakan korban hanyut teggelam saat melakukan misi evakuasi 12 orang pendaki di gunung Mekongga, Desa Tinukari, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolaka Utara, Sultra.

Kepala Basarnas Sultra dan Kapolres Muna menyampaikan rasa turut berduka cita yang sedalam dalamnya kepada keluarga atas gugurnya almarhumah dalam misi dan tugas kemanusiaan yang telah dilaksanakan dan memberikan sumbangan sebagai rasa turut berduka cita untuk meringankan beban keluarga.

AKBP Agung Ramos P. Sinaga mengatakan, almarhumah merupakaan seorang relawan dari Kelompok Pencinta Alam (Kepal), menjadi korban hanyut tenggelam saat melakukan misi evakuasi 12 orang pendaki di gunung.

“Saya turut berduka cita atas kejadian ini. Semoga keluarga korban dapat diberi kesabaran,”ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, salah seorang tim gabungan penyelamat pendaki di gunung Mekongga dikabarkan meninggal dunia pada Kamis siang 02 Mei 2019. Korban bernama Husnawati Tompo (30) yang merupakan anggota Kelompok Pencinta Alam (Kepal) Sultra yang tergabung dalam tim penyelamat pendaki Mekongga.

Korban diserang hipotermia empat hari lalu. korban meninggal dunia akibat terseret arus sungai tinukari saat perjalanan turun menuju posko tim SAR.

Husnawati Tompo merupakan warga kabupaten Muna. Korban juga tercatat mahasiswa pasca sarjana di Universitas Haluoleo Kendari yang tergabung dalam tim penyelamat.

Korban dievakuasi menuju posko tim sar yang ada di desa Tinukari,  kecamatan Rante angin kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala SAR Kendari, Djunaedi mengatakan, kejadian ini bermula saat korban dan tim rescue lain hendak menyeberangi sungai menggunakan tali di penyebrangan ketiga sungai Tinukari,”Namun tak kuat menahan arus sungai,”jelasnya.

Selengkapnya baca, http://tegas.co/2019/05/02/warga-muna-tewas-saat-melakukan-pertolongan/

W A L

Hub (i) kami disini
error: Content is protected !!