Example floating
Example floating
Iklan ramadhan 2024 arkam
DaerahTegas.co Nusantara

Jelang Tutup Tahun, 4 Pedagang Petasan Terkena Razia di Berau

901
×

Jelang Tutup Tahun, 4 Pedagang Petasan Terkena Razia di Berau

Sebarkan artikel ini

tegas.co,BERAU –  Empat orang pedagang petasan terkena razia yang dilaksanakan Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur, Rabu (28/12).

Aparat Polsek Berau melakukan Razia Petasan jelang akhir tahun. FOTO : EDI AKBAR

Para pedangan ini mendapat peringatan dan barang dagangannya harus disita dan akan dimusnahkan. Polisi juga akan memberikan peringatan kepada distributor untuk tidak mudah memberikan barang petasan bagi yang tidak memiliki izin lengkap.

“Kami dapatkan ada 4 orang penjual petasan yang tidak memiliki surat izin lengkap dan tidak sesuai dengan besaran daya ledak yang ditentukan,” ”,terang Kapolsek Tanjung Redeb,AKP Surya Irianto, ditengah razia petasan itu.

Satu-persatu lapak pedagang petasan di kawasan wilayah kota Tanjung Redeb Berau,Kalimantan Timur di razia oleh petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjung Redeb,Rabu (28/12).Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menjelang perayaan pergantian tahun baru nanti.Identitas para pedagang petasan didata dan diperiksa jenis petasan yang mereka jual beserta surat izin penjualan.

Para pedagang mengaku memperoleh petasan dari kota Samrinda dan kebanyakan petasan yang di jual adalah stok lama.

Pedagang yang menjual petasan yang memiliki diameter lebih dari 2 inchi atau memiliki isi mesiu lebih dari 20 gram itu harus ada izin pembelian dari dan penggunaan kembang api dari Mabes Polri.Hal itu berdasarkan dengan peraturan Kapolri Nomor 2 Tahun 2008 tentang pengawasan,pengendalian dan pengamanan bahan peledak komersial.

Dari hasil razia petasan ini,polisi berhasil mengamankan ratusan buah petasan.Razia petasan ini juga dilakukan secara serentak di wilayah masing-masing Polsek sesuai instruksi Kapolres Berau,AKBP Handoko.

“Ini dilakukan sebagai upaya menghindari resiko,seperti kebakaran atau bisa saja disalah gunakan oleh pihak tertentu,khususnya bagi anak-anak dibawah umur yang leluasa bermain petasan,”imbau Kapolres Berau,AKBP Handoko.

Sebagian penjual juga kini kurang meminati menjual petasan yang memiliki daya ledak tinggi karena sangat beresiko.Banyak dari mereka lebih memilih menjual jenis petasan yang dinilai lebih aman dan tidak memiliki daya ledak tinggi.Kegiatan ini juga mendapatkan apresiasi oleh masyarakat Berau agar penggunaan petasan di hari pergantian tahun baru nanti bisa terkontrol dengan aman..

EDI AKBAR / NAYEF

error: Jangan copy kerjamu bos