Jabat Korlantas Royke Lumowa, Janji Tingkatkan Pelayanan di Tahun 2017

tegas.co. JAKARTA – Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mabes Polri resmi mengangkat Brigjen (Pol) Royke Lumowa sebagai Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menggantikan Irjen (Pol) Agung Budi Maryoto yang diangkat sebagai Kapolda Sumatera Selatan. Lalu lintas adalah habitat Royke yang pernah menjabat Kasatlantas di Semarang dan Surabaya serta Dirlantas di Sumut dan Polda Metro Jaya itu.

Korlantas yang baru Brigjend Pol Royke Lumowa memberikan keterangan pers usai dilantik. FOTO : RUL

Setelah dilantik, Royke mengaku‎ program pertamanya adalah meningkatkan pelayanan masyarakat. “Kita akan meningkatkan pelayanan di tahun 2017. Ini harus lebih digiatkan lagi. Baik itu perilaku, pelayanan di ruangan, melalui IT, sarana prasarana yang lain, dan SIM online dan online kita memperkecil loketnya. Tahapan menjadi online kan loket yang tadinya 5 menjadi 1. Tahapannya kan ke sana,” kata Brigjen Polisi Royke Lumowa selaku Korlantas Polri, Jakarta, Kamis, (05/01/2017).

Dengan pelayanan online, Royke menambahkan bahwa, maka pihaknya kelak akan memperkecil loket pelayanan di setiap kantor pelayanan lalu lintas. Misalnya dari yang semula ada lima loket, tapi, karena online, akan menjadi satu loket. Pihaknya akan mensosialisasikan terus soal pajak ini ke masyarakat untuk mau membayar pajak secara ikhlas karena pajak itu kembali lagi ke masyarakat. Untuk itu pelayanan terhadap masyarakat harus ditingkatkan. Dengan meningkatnya pelayanan masyarakat ini, Royke menjamin tak ada masyarakat yang melanggar. Adapun fokus lain yang menjadi prioritas kerjanya yakni mendorong masyarakat membayar pajak.

”Karena pajak kendaraan naik saya pikir masyarakat tidak seberani itu (sampai memalsukan bukti pembayaran pajak). Itu kan pidana kalau sampai melakukan pemalsuan. Tidak bayar pajak maksudnya ya? Saya pikir semua akan ada sanksi-sanksinya sehingga masyarakat tidak cenderung melakukan pelanggaran. Kita sosialisasikan terus ke masyarakat untuk mau membayar pajak secara ikhlas, karena pajak itu kan kembali lagi ke masyarakat. Pelayanan terhadap masyarakat harus ditingkatkan karena dana yang masuk ke negara akan kembali lagi ke pelayanan masyarakat,” tambahnya.

RUL / MAN