Example floating
Example floating
Iklan ramadhan 2024 arkam
DaerahTegas.co Nusantara

1200 Pohon Mangrove Ditanam di Teluk Awur

985
×

1200 Pohon Mangrove Ditanam di Teluk Awur

Sebarkan artikel ini

tegas.co. JEPARA, JATENG –  Sebanyak 265 orang terlibat di lokasi pantai pesisir Pantai Teluk Awur Tahunan di Kabupaten Jepara untuk melakukan penanaman mangrove. Ratusan orang yang terlibat di penanaman mangrove terbut berasal dari komunitas pencinta alam dari Sekretariat Bersama (sekber) Arcapala Komunitas Kesemat Univertsitas Diponegoro, Minggu (08/01/2017).

Penanaman Bakau yang dilakukan oleh kelompok pencinta alam di jepara di pantai Awur. FOTO : DEDY SETYAWAN

Dipilihnya Pantai Teluk Awur untuk ditanami Mangrove dikarenakan salah satu pantai terpanjang di jawa tengah itu mulai terkikis akibat abrasi. Hal inilah yang menggugah beberapa komunitas pencinta alam di Jepara, termasuk oraganisasi kepemudaan Desa teluk Awur untuk melakukan penanaman mangrove.

Ketua Panitia penanaman mangrove Eddy Soepono mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya abrasi yang semakin meluas dipantai Jepara, termasuk memperkenalkan terhadap tanaman magrove dan jenis-jenisnya kepada seluruh peserta. “Ada 1200 pohon magrove yang ditanam di sepanjang pantai Awur,”ujarnya kepada media ini.

Begitu juga dengan Ahmad Fauzan salah stu peserta yang mengikuti kegiatan ini menyampaikan, sangat senang mengikuti kegiatan ini karena selain menambah persaudaraan antar pecinta alam, juga ikut berpartisipasi untuk menjaga lingkungan agar abrasi tidak semakin meluas. “Kami berharap pemerintah untuk menedukung adanya geraskan ini, serta menyediakan bibit yang lebih banyak sehingga kegiatan akan terus digalakkan”Ungkapnya.

Ditambahkan, kedepan kegiatan sep[erti ini dapat bekerjasama dengan dinas terkait dalam bidang pemetaan lokasi tanam mangrove, sehingga kigiatan ini bersifat continyu selama satu tahun, dari pesisir pantai yang satu ke tempat yang lain, dan sekaligus menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung  ke Jepara.

DEDY SETYAWAN / MAN

error: Jangan copy kerjamu bos