Example floating
Example floating
Iklan ramadhan 2024 arkam
Berita Utama

Prabowo Instruksikan Kader Partai Gerindra Memenangkan Anies-Sandi

735
×

Prabowo Instruksikan Kader Partai Gerindra Memenangkan Anies-Sandi

Sebarkan artikel ini

tegas.co, JAKARTA – Pemilihan Gubernur DKI Jakarta tinggal menghitung meinggu. Anies-Sandiaga yang diusung oleh Partai Gerindra menjadi prioritas bagi partai untuk dimenangkan. Untuk itu Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto mengeluarkan instruksi kepada seluruh kader dan simpatisan untuk bekerja keras mememangkan pasangan Nomor Urut 3 tersebut

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Sobianto. FOTO : RUL

Ketua Umum DPP Partai Gerindra ini meminta kepada seluruh kadernya yang duduk di legislatif  turun gunung dan berjibaku memenangkan pasangan tersebut. Prabowo menginstruksikan hal itu, lantaran Jakarta merupakan ibukota negara dan menjadi segala pusat aktivitas, baik politik maupun ekonomi. Sehingga, seluruh rakyat Indonesia selalu mengamati segala peristiwa yang terjadi.

“Saya serukan kepada seluruh kader yang telah menjadi anggota DPR dan DPRD yang punya pengaruh di Jakarta supaya turun dan bekerja keras untuk memenangkan pasangan Anis-Sandi.  Apalagi waktu tinggal 35 hari lagi,” kata Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Partai Gerindra, di Hall D2 JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin, (9/1/17).

Ia pun menegaskan bahwa, tidak kompromi dengan kader Gerindra yang tidak melaksanakan instruksinya. Apalagi sampai ada  kader Partai Gerindra yang dibeli oleh calon lain. Prabowo dengan suara berapi-api mengingatkan bahwa dirinya serius dengan ucapannya tersebut. Tak ketinggalan ia juga meminta agar juga memperjuangkan kemenangan kepada pasangan yang diusung Gerindra dan PKS itu. Jika ada kader yang tak menjalankan instruksi ini, Prabowo pun bakal memberikan sanksi.

“Kalau ada anggota DPR dan DPRD yang tidak bekerja keras, lapor saja, saya coret dia. Kita tidak mau orang numpang hidup di Gerindra. Gerindra adalah partai pejuang-pejuang politik yang ingin menyelamatkan masa depan Indonesia. Apalagi sampai ada yang menjual diri, kita buang dia jauh-jauh. Kalau itu terjadi berarti kader itu tidak menghormati jati diri dan kehormatan partai,” ujarnya.

RUL / MAN

error: Jangan copy kerjamu bos