Example floating
Example floating
Iklan ramadhan 2024 arkam
Berita UtamaDaerahTegas.co Nusantara

Bermain di Sungai Seorang Anak 6 Tahun Hanyut

747
×

Bermain di Sungai Seorang Anak 6 Tahun Hanyut

Sebarkan artikel ini

tegas.co, JEPARA, JATENG – Seorang bocah Ahmad Fatir Maulana (6) hilang saat bermain di tanggul sungai Tempur desa Mantingan,Jepara, Jawa Tengah, minggu pagi. Diduga anak tersebut jatuh dan kemudian hanyut bersama air sungai. Tim gabungan Basarnas Jepara, BPDB, PMI dan relawan menyisir lokasi kejadian, hingga minggu sore (12/3) korban belum diketemukan. Evakuasi akan dilanjutkan senin pagi ini (13/3).

Disungai inilah bocah berusia 6 tahun bernama Ahmad Fatir Maulana (6) hanyut dan sementara dilakukan pencarian. FOTO : DSW
Di sungai inilah bocah berusia 6 tahun bernama Ahmad Fatir Maulana (6) hanyut dan sementara dilakukan pencarian. FOTO : DSW

Tangis histeris dialami Siti Saniyah ibu dari Ahmad Fatir Maulana yang hanyut di sungai tempur desa Mantingan, Jepara, Jawa Tengah. Bersama keluarga meraka menunggu evakuasi penyisiran fatir di tepi sungai. Tak kuasa menahan sedih akhirnya siti saniyah pingsan selanjutnya dibawa ke rumahnya.

Menurut Suprawignyo, warga sekaligus perangkat desa Mantingan, kronologi kejadian hanyutnya korban ketika ikut bersama pamannya membersihkan jeroan kambing yang habis disembelih. Korban bermain bersama sepupunya Baihaqi ditanggul sungai. selang beberapa saat setelah bermain Fatir tidak berada di lokasi, selanjutnya paman korban dibantu warga sekitar menyisir sungai tersebut dan menemukan sandal milik korban.

Karena tidak diketemukan, selanjutnya saksi tersebut melapor kepada pihak desa kemudian diteruskan kepada BPDB, Basarnas,tim relawan Koramil Tahunan serta polsek setempat. Setelah dilakukan penyisiran selama satu hari, korban belum diketemukan.

Condro Yasman, korlap Basarnas Jepara. Mengatakan proses pencarian korban masih nihil hingga minggu petang, evakuasi dihentikan sementara, pencarian akan dilanjutkan senin pagi.

Tim gabungan pencarian korban melakukan penyisiran korban sejauh 2 kilometer hingga ke desa Tegalsambi tetapi masih nihil.

DSW / HERMAN

Terima kasih