13 Puskesmas di Buton Belum Terakreditasi

tegas.co.,BUTON, SULTRA  РSebanyak 13 puskesmas di Kabupaten Buton hingga kini belum terakreditasi dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes). Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Buton,Djufri diruang kerjanya,Selasa (4/4).

Sekdis Kesehatan kabupaten Buton, Jufri
Sekdis Kesehatan kabupaten Buton, Jufri. FOTO : LA ODE ALI

Dia menyebutkan,belum diakreditasinya puskesmas tersebut dikarenakan tidak memiliki tenaga medis seperti perawat dan bidan yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Jadi puskesmas itu bisa diakreditasi ketika sudah memiliki perawat dan bidan PNS,juga ada penganilis laboratoriumnya serta sarana dan prasarananya sudah lengkap,tapi dikita inikan belum lengkap semua,”ungkapnya.

Pihaknya saat ini,lanjut dia,sementara mempersiapkan kelengkapan yang dibutuhkan sebagai syarat memperoleh akreditasi seperti menempatkan perawat dan bidan PNS disejumlah puskesmas.

“Langkah yang kita ambil saat ini,kita mengatur dulu tenaga perawatnya kita yang PNS yang kita tempatkan di puskesmas,”Katanya.

Ditambahkan,waktu yang diberikan oleh Kemenkes RI untuk proses pengakreditasian tersebut hingga 2019 mendatang.Jika tidak maka status puskesmas akan turun status sebagai puskesmas pembantu(Pustu).

“Insyah Allah tahun ini puskesmas yang bisa terakreditasi baru empat yaitu Puskesmas Wabula,Kapontori,Siotapina,dan Pasarwajo,”Pungkasnya.

LA ODE ALI / HERMAN

Komentar