Example floating
Example floating
Iklan ramadhan 2024 arkam
DaerahSultra

BMKG Ingatkan, Waspada Gelombang Ekstrim di Perairan Sultra

693
×

BMKG Ingatkan, Waspada Gelombang Ekstrim di Perairan Sultra

Sebarkan artikel ini

tegas.co, KENDARI, SULTRA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kendari ingatkan, untuk meningkatkan kewaspadaan gelombang ekstrim yang terjadi diperairan Sulawesi Tenggara (Sultra).

ILUSTRASI
ILUSTRASI

Gelombang ekstrim diprediksi yaitu diperairan Menui-Kendari, Wakatobi, dan perairan laut banda timur Sultra. Gelombang ekstrim diperkirakan mencapai kurang lebih 1,25-2,5 meter.

Prakirawan Cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kendari, Adi Istiyono mengungkapkan, gelombang tinggi diprediksi akan terjadi selama dua hari yakni pada Jumat (5/5/2017) tepatnya pada pukul 08.00 Wita, hingga Sabtu (6/5/2017) sekitar pukul 20.00 Wita. Tinggi gelombang diprediksi mencapai kurang lebih 1,25-2,5 meter.

“Dua perairan yakni Wakatobi dan laut banda Timur Sultra potensi ketinggian gelombangnya lebih tinggi dari biasanya,” terang Adi Istiyono, saat dikonfirmasi melalui via Telefon pribadinya, Kamis (4/5/2017).

Dia menjelaskan, tinggi gelombang terjadi, dikarenakan adanya angin timuran yang diindikasikan terjadi pada Mei 2017, yang bisa dikatakan kategori ekstrim tapi masih berfluktuasi. Selanjutnya, antara Mei-Agustus tinggi gelombang akan semakin tinggi, diperkirakan antara puasa sampai lebaran.

“Yang berbarengan dengan meningkatnya angin timuran atau angin yang bertiup dari timur menuju barat diperairan laut banda dan sekitarnya. Untuk diteluk Kendari, tidak memasuki perairan lautan lepas, jadi tinggi gelombangnya diprediksi 1,5 meter. Karena terhalang dengan pulau,” Ujarnya.

Dia melanjutkan, diperairan Kendari Biasanya yang tinggi gelombangnya terjadi di pulau Bokori dan Pelabuhan Amolengo. Gelombang tinggi tersebut dapat membahayakan kapal cepat maupun kapal lainnya yang melintasi perairan tersebut.

“Kepada masyarakat yang akan melintas perairan ekstrim, untuk tetap waspada,”Tutupnya.

ONNO / HERMAN

Terima kasih

error: Jangan copy kerjamu bos