Example floating
Example floating
Iklan ramadhan 2024 arkam
DaerahTegas.co Nusantara

Rayakan Waisak, Bhikkhu Sangha Lakukan Pindapata di Yogyakarta

1130
×

Rayakan Waisak, Bhikkhu Sangha Lakukan Pindapata di Yogyakarta

Sebarkan artikel ini

tegas.co, YOGYAKARTA – Tiga puluhan Bhikkhu Sangha melakukan Pindapata dengan berjalan dari depan Hotel Inna Garuda menuju Klenteng (Fuk Ling Miau) Gondomanan, Selasa (9/5/2017) pagi. Pindapata yang artinya berkeliling menerima dana makanan dari umatnya.

Rayakan Waisak, Bhikkhu Sangha Lakukan Pindapata di Yogyakarta. FOTO : NADHIR
Rayakan Waisak, Bhikkhu Sangha Lakukan Pindapata di Yogyakarta.
FOTO : NADHIR

Dengan menggunakan pakaian khas yaitu jubah berwarna cokelat keemasan mereka berjalan sambil menerima pemberian umatnya. Pindapata ini pertama kalinya dilakukan di Yogyakarta dalam rangka untuk memperingati hari perayaan Waisak 2561 BE/2017.

Sambil berjalan membawah wadah semacam priuk, para Bhikkhu menyapa masyarakat dan ummatnya dikawasan Malioboro hingga Klenteng Gondomanan sambil menerima pemberian ummatnya.

Roi Irawan, salah seorang relawan yang mengontrol kegiatan ini menerangkan bahwa kegiatan seperti ini sebagai pelatihan kedermawaan umat dan warga kepada sesama.

“Kegiatan Pindapata ini memberikan kesempatan kepada umat atau warga untuk melatih kedermawanan dengan memberikan makanan, dan snack,” ujarnya kepada awak media ini, Selasa, (9/5).

Roi menjelaskan Pindapata adalah tradisi dimana Buddha bersama para Bhikkhu lainnya melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain untuk menerima pemberian dana umat demi kelangsungan hidup dan peraturan Sangha (Vinaya).

“Tradisi ini hingga sekarang diteruskan oleh para Bhikkhu Sangha dan di Indonesia tradisi Pindapata ini pun senantiasa dibudayakan dan juga disosialisasikan bagi umat Buddha,” ucapnya.

Dikatakan, Bhante Kamsai Sumano Mahathera, seorang Biarawan Buddhis dan juga Kepala Vihara di Menteng, Jakarta Pusat, menuturkan bahwa perjalanan Pindapata ini adalah permintaan dari umat yang ada di Yogyakarta.

“Permintaan dari para umat, agar di Yogyakarta juga diadakan Pindapata, terlebih lagi umat di Yogyakarta ini belum pernah melihat perjalanan Pindapata,”Katanya.

Bhantr menerengkan melalui Pindapata ini, secara tidak langsung umat dan Bhikkhu saling  berkerjasama dalam kesederhanaan dan kebijaksanaan.

“Umat memberikan dukungan fisik, dan Bhikkhu mendukung kebatinan,”terangnya.

Intan, seseorang yang memberikan makanan kepada Bhikkhu Sangha mengatakan pemberian darma dana ini sebagai wujud menghormati para Bhikkhu.

“Karena mereka adalah pemimpin para tokoh agama Buddha, dan banyak membimbing umat Buddha, kita mempunyai kesempatan untuk mendapatkan kebijakan untuk kita sendiri, karena telah berbuat baik,”Katanya.

Begitu juga dengan Kriss, ia memberikan derma kepada Bhikkhu sebagai bentuk penghormatan kepada mereka yang telah melepaskan kehidupan duniawi.

“Kita berderma, untuk memberikan sumbangsih kepada Bhikkhu, karena mereka melepaskan kehidupan duniawi,”Ujarnya.

NADHIR ATTAMIMI / HERMAN

Terima kasih

error: Jangan copy kerjamu bos