oleh

Buka Kegiatan Supervisi Bidang Humas Polda Sultra 2021, Ini Kata Kapolres Baubau

Logo tegas.coDireksi & Redaksi tegas.co mengucapkan Selamat & Sukses Konferensi PERSATUAN WARTAWAN INDONESIA (PW)I Sulawesi Tenggara pada 9 - 11 Juli 2021 “Tingkatkan Profesionalisme Wartawan Di tengah Pandemi Covid19 Menyongsong HPN 2022 di Kendari””
Kapolres Baubau, AKBP Zainal Rio Tangkari bersama Ketua Tim Supervisi Kompol Ares Lakau

TEGAS.CO,. BAUBAU – Polres Baubau menerima kunjungan Tim Supervisi dalam rangka Supervisi Bidang Humas Polda Sultra dan jajaran tahun 2021 yang diikuti Polres Rayon, diantaranya Polres Buton, Polres Muna, Polres Wakatobi dan Polres Buton Utara

Tim yang dipimpin Kasubbid PID Bid Humas Polda Sultra Kompol Ares Lakau bersama jajaran berlangsung di aula Rupa Tama Polres Baubau serta dibuka oleh Kapolres Baubau AKBP Zainal Rio Chandra Tangkari SH,. Sik. Kamis (10/06/21)

Dalam sambutannya, Kapolres Baubau mengucapkan selamat datang kepada Tim Bid humas Polda Sultra. Dia berharap dengan kegiatan supervisi ini dapat memberikan evaluasi dan edukasi sekaligus menjadikan energi baru sebagai pengemban fungsi kehumasan.

“Humas ini adalah suatu hal yang sangat sentral, ada sebuah kata orang bijak mengatakan “Tuhan itu maha Tahu, Manusia itu harus diberitahu” Cara beritahu nya dengan apa?, yaitu dengan cara menyampaikan seluruh rangkaian kegiatan baik dalam kegiatan pembinaan dan operasional melalui fungsi kehumasan”, ujar Rio

Oleh karena itu, lanjut Kapolres, fungsi humas sangat penting, tidak hanya menjadi tanggung jawab para PJU atau petugas-petugas di kehumasan tetapi menjadi tanggung jawab bersama.

“Polda Sultra memiliki kurang lebih 6 ribu personel kalau itu semua memiliki rasa tanggung jawab mengemban fungsi humas Saya kira tidak akan terjadi kekosongan informasi tidak akan pernah ada kekurangan data dan tidak ada kesalahan atau Miss informasi”, katanya.

Oleh karenanya, dia mengharapkan khususnya di jajaran humas Polres Baubau, setiap pengemban fungsi humas memiliki kemampuan dan kemauan untuk melaksanakan fungsi kehumasan dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab, sebab menurutnya, semua memiliki berbagai macam kelebihan dan sumber daya yang dimiliki.

“Itu semua harus di maksimalkan dalam rangka memajukan fungsi kehumasan dan yang paling penting adalah mengklarifikasi, mengamplifikasi semua kegiatan-kegiatan yang terkait dinamika operasional dan pembinaan di lingkungan tugas-tugas kepolisian sehingga masyarakat mengetahui apa yang mereka perlu ketahui sebagai bagian komitmen kita menjaga Keterbukaan Informasi Publik sehingga semua peran kepolisian ini dapat diketahui dan dipahami”, ucapnya melanjutkan.

Lebih lanjut perwira dua bunga melati itu menjelaskan bahwa di era 4.0 bahkan menuju 5.0 semua bisa menjadi berperan sebagai media tidak mesti memiliki media konvensional, tetapi semua bisa menggunakan platform yang ada dalam media sosial. Sehingga bisa menjadi seorang jurnalis dan bisa memberitakan segala hal yang ada disekelilingnya, oleh karenanya semua berita-berita akan berujung kepada situasi Kamtibmas.

“Kalau kita tidak bisa mengelola, kita tidak akan bisa mendeteksi, menekan, dan mendikte informasi. Sehingga akan terjadi ketimpangan dan kekosongan informasi. Hal itu sangat tidak diharapkan”, ucapnya.

“Dalam setiap kejadian kita harus memiliki informasi yang utuh, atau paling tidak memenuhi unsur 5W + 1H itu yang harus dimiliki sehingga tidak terjadi distorsi informasi. Pada akhirnya, kita bisa mengendalikan situasi dan semua ini menuntut kehadiran kita”, tegasnya.

Rio juga berharap agar kegiatan tersebut bukan hanya sekedar formalitas, namun menjadi sebuah hajatan untuk melangkah lebih baik. Sehingga Polri, khususnya bidang humas mampu mendominasi dan mengolah informasi dengan baik yang tentu bermanfaat buat masyarakat.

“Sekali lagi selamat melaksanakan kegiatan supervisi dan selamat bertugas teman-teman di humas. Saat ini kita memiliki tanggungjawab merubah kultur Polri menjadi Polri yang Presisi”, tutupnya.

Ditempat yang sama, Kompol Ares Lakau selalu ketua tim menambahkan, bahwa tugas kehumasan tidak mudah seperti sebelumnya, karena saat ini yang harus melakukan publikasi kegiatan, kejadiann kriminalitas serta bencana alam adalah humas.

Sehingga, lanjut Ares, Polda Sultra membuat trobosan baru yaitu TV yang dinamakan Wonua TV, namun yang menjadi kendala adalah informasi dari jajaran dan dokumentasi.

“Tapi itu bisa kami ambil dari laporan situasi Polda. Kami harapkan peran serta dari jajaran untuk aktiv memberikan informasi yang disertai dokumentasi”, harapnya.

Dia juga menyampaikan pesan dari Kabid Humas Polda Sultra, agar jajaran humas tetap semangat dalam bekerja. Sebab humas yang sekarang bukanlah pelengkap organisasi, namun menjadi salah satu fungsi utama dalam kepolisian.

“Kami kemarin juga sudah berkomunikasi dengan humas Baubau dan diharapkan kepada para Kasi humas Polres Buton, Polres Butur, Polres Muna dan Polres Wakatobi untuk menyampaikan kepada Kapolres dan Wakanya bahwa beginilah tugas humas”, ucapnya Kompol Ares Lakau

“Terakhir kami sampaikan peran serta dari humas jajaran untuk aktif memberikan data-data yang akan dimuat di Wonua TV karena hal tersebut merupakan atensi Langsung dari Bapak Kapolda Sultra”, tandasnya.

Setelah pemberian arahan, kegiatan dilanjutkan dengan paparan terkait informasi yang dikecualikan oleh ketua tim. Kemudian dilanjutkan pemeriksaan kisi-kisi oleh Tim Supervisi.

JSR / YA

Komentar