Bendungan Jebol, Polsek Ranteangin Bersama Warga Gotong Royong Timbun Sungai

Iklan Wali Kota

Iklan diskop

Polsek Ranteangin gotong royong bersama warga timbun check dam yang jebol sepanjang 20 meter

TEGAS.CO,. KOLAKA UTARA – Jebolnya bendungan Ranteangin pada 2020 lalu, mengakibatkan kerusakan jalur check dam pengairan ke sawah sehingga para petani kesulitan air. Untuk mengantisipasi kerusakan semakin meluas, jajaran Polsek Ranteangin bersama warga melakukan gotong royong menimbun aliran sungai deras menuju saluran air ke persawahan dengan karung berisi batu dan pasir, sepanjang 30 meter. Sabtu (31/07/2021).

Kapolsek Ranteangin, Ipda Agustian Rante Parabang mengatakan, para petani sawah mengeluh akibat jebolnya bendungan, sehingga mereka kekurangan air dan penurunan hasil panen.

v id="M643548ScriptRootC1219523">
Iklan wali kota Kendari

“Keluhan mereka langsung kita berinisiatif, melakukan gotong royong bersama, dengan bantuan 10 personil dari Polsek Ranteangin,” ujarnya.

Iklan Wali Kota

Ditambahkannya, Check Dam bendungan Jebol akibat banjir sepanjag 30 meter. Antisipasinya membuat alur baru dengan timbunan 2 susun karung berisi batu dan pasir. Pekerjaannya bertahap disebabkan derasnya arus aliran sungai.

“Pekerjaan dilanjutkan menunggu aliran air tidak deras. Timbunannya hanya sementara karena datang Banjir timbunan terbawa arus”, ungkapnya.

Saat ini, sudah masuk musim penghujan, timbunan terbawa banjir maka gotong royong lagi”, ucap Agustian dengan nada canda.

Sarifuddin salah satu petani sawah berharap agar pemerintah Kolaka Utara memikirkan solusinya karena jika sawah tidak dialiri air, maka hasil panen akan turun drastis.

“Kehidupan kami hanya bersawah, dan susah mencari pekerjaan lain dalam situasi pandemik Covid – 19 ini”, pungkas Sarifuddin dengan nada sedih.

Laporan : IS

Editor : YUSRIF

Iklan Wali Kota
Iklan Wali Kota