Wawali Baubau Apresiasi Giat Dispora Bangkitkan Semangat Kepemudaan

Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse saat membuka Festival Musik Gebyar Pemuda di Lippo Plaza Buton, Senin (29/11/2021)

TEGAS.CO,. BAUBAU – Wakil Wali (Wawali) Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse memberikan apresiasi kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) karena telah giat dalam membangkitkan semangat kepemudaan di Kota Baubau.

Hal ini dikarenakan Dispora Kota Baubau kerap aktif dalam membuat kegiatan yang berkaitan dengan kepemudaan.

Iklan HUT KOLUT

Hal tersebut disampaikan La Ode Ahmad Monianse dalam sambutannya saat membuka dengan resmi Festival Musik Gebyar Pemuda di Lippo Plaza Buton, Senin (29/11/2021).

Kegiatan yang diikuti oleh generasi milenial tersebut, dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ke-76 yang jatuh pada 10 November lalu.

La Ode Ahmad Monianse mengungkapkan, sebagai instansi pemerintah yang berkiprah dalam dunia kepemudaan, maka Dispora harus benar-benar memihak kepada urusan kepemudaan. Hal ini dimaksudkan, agar pemuda yang ada di Kota Baubau dapat mengambil peran dalam menyukseskan pembangunan.

“Wali Kota kita Dr. H. AS. Tamrin, MH. sangat mensuport kegiatan-kegiatan seperti ini. Karena beliau menginginkan agar pemuda yang ada di kota Baubau dapat menjadi contoh terbaik dalam melawan tantangan zaman. Untuk itu mari kita sama-sama dukung cita-cita besar beliau, yaitu ingin menjadikan Baubau ini sebagai Kota yang Maju, Sejahtera, dan Berbudaya,” pintanya.

Wakil Wali Kota ini menambahkan, generasi muda harus paham dan mengerti tentang perbedaan dan keberagaman. Yang mana, hal tersebut telah dicontohkan oleh generasi terdahulu yang hidup bersatu meski berasal dari berbagai macam etnis dan budaya. “Olehnya Bapak Wali Kota tidak henti-hentinya menggemakan PO-5 sebagai landasan kita untuk menyikapi perbedaan,” imbuhnya.

La Ode Ahmad Monianse juga menjelaskan, hampir 87 juta penduduk Indonesia adalah orang yang berumur antara 17-30 tahun. Di mana angka tersebut merupakan jumlah yang sangat besar untuk bisa membangun bangsa. Namun demikian, angka yang cukup besar tersebut akan bermanfaat jika memiliki semangat untuk bangkit dalam berkreasi dan berinovasi.

“Kita harus belajar dari para pahlawan yang rela berkorban jiwa dan raganya tanpa pamrih demi kemerdekaan Indonesia. Tentunya kita tidak akan berperang lagi seperti mereka, karena kita sudah merdeka. Namun paling tidak, kita bisa mengambil semangat mereka dan menanamkannya dalam jiwa kepemudaan kita untuk bangkit, dan menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang kuat dan jaya,” tutupnya.

Laporan: JSR

Editor: Redaksi

Iklan duka Lita Iklan Demokrat Konsel

Komentar