Tepis Dinasti Politik, L.M Ishan Taufik Ridwan Sebut Pilkada Sebagai Kompetisi Bukan Penunjukan

Calon Bupati Muna 2024 – 2029, L.M Ihsan Taufik Ridwan.

TEGAS.CO,.MUNA. Ir. L.M Ihsan Taufik Ridwan ST tepis adanya dinasti politik yang dibangun melalui keinginannya maju sebagai calon Bupati (Cabup) di Kabupaten Muna.

Menurutnya, dinasti politik yang selama ini terus digoreng sebagai komoditas politik sebagai hal yang tidak substansial. Tentu saja itu dikarenakan penentuan untuk menjadi pemimpin di daerah bukan melalui penunjukan tetapi melalui pemilihan langsung. Sehingga sangat mustahil membangun sebuah dinasti.

Iklan Antam HBA

Membangun dinasti sama dengan menciptakan sebuah kerajaan tanpa melalui proses pemilihan dan berkompetensi. Sementara untuk menjadi Bupati butuh sebuah proses dan kematangan dalam berpolitik dan finansial.

Secara politik Ihsan telah melalui tahap itu pada Pilkada Muna Barat 2017 silam dan masyarakat disana menerimanya meski belum mendapatkan kursi nomor 1. Secara finansial Ihsan tak bergantung dari ayahnya Ir Ridwan Bae karena dirinya memiliki tiga perusahaan besar yang bergerak di bidang, agro, peternakan dan real estate. Jadi secara kematangan tentu saja telah memiliki fondasi yang kuat.

“Orang sebut kita ini membangun dinasti. Bupati sebelumnya bapaknya, pamannya dan saat ini sepupunya. Padahal untuk menjadi Bupati berdasarkan kompetisi pemilihan langsung oleh rakyat bukan melalui penunjukan,” ujar Ihsan saat menyapa masyarakat Desa Bonea Kecamatan Lasalepa, Senin (29/5/2023).

Lanjutnya, hingga saat ini dirinya hanya fokus untuk berkunjung ke desa/kelurahan di Muna guna bersilahturahmi dan berkenalan dengan masyarakat. Selain itu, bertanya langsung kepada masyarakat mengenai keluhan dan kebutuhan. Selanjutnya menjadi dasar dalam menyusun program dalam membangun daerah.

Ihsan menyebut pencalonannya atas inisiatif pribadi ingin melihat Muna dapat maju, berkembang dan memiliki daya saing. Sehingga ekonomi dan pendapatan masyarakat mengalami peningkatan. Ia juga berharap masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya melalui hati nurani.

“Masa gara-gara orang lain kita hancur. Niat saya maju untu membangun Muna menjadi lebih baik dan mampu bersaing di Sultra. Pilih saya jadi Bupati Muna untuk menjawab dan menuntaskan yang menjadi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Komentar