Kapolres Aceh Timur Beri Pengarahan Kantibmas di Forum Kades

tegas.co, ACEH TIMUR – Dalam sepekan terakhir ini terdapat rencana aksi unjuk rasa yang akan dilakukan masyarakat Aceh Timur yang menuntut PT. Medco E&P Malaka dalam hal perekrutan tenaga kerja.Sementara yang telah berenca akan menggelar aksi Forum Geuchik Kecamatan Nurussalam.

Kapolres Aceh Timur saat memberikan pengarahan kepada sejumlah Kades terkait Aksi di PT Medco. FOTO : ROBY SINAGA
Kapolres Aceh Timur saat memberikan pengarahan kepada sejumlah Kades terkait Aksi di PT Medco.
FOTO : ROBY SINAGA

Untuk antisipasi hal hal yang balal timbul, Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto, S.I.K, M. Hum pada Selasa (2/5) , mengajak duduk bersama sekaligus berdiskusi dengan seluruh Kepala Desa dan Mukim di wilayah Nurussalam dan Darul Fallah untuk mengetahui permasalahan yang terjadi selama in sehingga dapat di cari jalan keluarnya.

Iklan Antam HBA

Pertemuan antara Kepala Desa dan Kapolres Aceh Timur di gelar di halaman MaPolsek Nurussalam, Kapolres Aceh Timur didampingi oleh Kasat Binmas IPTU Ernijon dan Kapolsek Nurussalam IPTU Aiyub.

Dalam dengar pendapat tersebut Salah seorang Kepala Desa menyampiakan kekecewaanya terhadap Humas PT. Medco. Mereka menilai Pihak PT Medco kurang transparan dalam hal perekrutan tenaga kerja, karena sudah tiga kali diadakan pertemuan belum ada juga tanda-tanda yang akan memberikan angin segar kepada masyrakat Bagok (Nurussalam) untuk bisa bekerja di perusahaan (PT. Medco E&P Malaka)

“Dalam pertemuan tersebut turut dihadidiri oleh perwakilan Kecamatan dan Koramil 12 Nurussalam.”Ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Aceh Timur menyampaikan, hal ini memang harus ada campur tangan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk memfasilitasi warga dengan perusahaan, oleh karenanya kami mendesak agar segera diadakan rapat Forkopimda Plus untuk memecahkan permasalahan ini.

Lanjut Kapolres, yang dikelola Medco adalah aset daerah, sehingga tugas dari pemerintah daerah (Bupati) adalah menyejahterakan rakyatnya, sedangkan tugas kami (Polri) adalah membantu pemerintah daerah untuk menjaga stabiltas kamtibmas di daerah tersebut.

Kapolres juga menyampaikan, bahwa ke depan akan dibentuk Asosiasi Tenaga Kerja di bawah pengawasan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Di mana asosasi ini nantinya untuk mengakomodir kebutuhan perusahaan dalam hal tenaga kerja yang sebelumnya telah dididik atau dilatih untuk calon tenaga kerja yang siap pakai, sehingga apabila Medco membutuhkan tenaga kerja berdasarkan skill (kemampuan).Setelah itu nantinya berkoordinasi dengan asosiasi ini.

Kapolres juga menyinggung, sebelumnya memang telah dibentuk Forum Kepala Desa untuk memfasilitasi perusahaan dalam hal perekrutan tenaga kerja, namun forum Kepala tersebut belum bisa mengakomodir keinginan masyarakat untuk bekerja di Medco.

Ditambahkanya, untuk itu kami meminta kepada seluruh Kepal Desa apabila terdapat permasalahan harap didiskusikan bersama terlebih dahulu, jika memang perlu masukan atau pandangan dari saya, dengan senang hati saya siap membantu demi terpeliharanya situasi kamtibmas yang aman, nyaman dan kondusif di wilayah hukum Polres Aceh Timur pada umumnya di wilayah Nurussalam.

ROBY SINAGA / HERMAN

Komentar