Pengungsi Korban Banjir, Kekurangan Air Bersih dan MCK

tegas.co, KENDARI, SULTRA – Sejumlah pengungsi korban banjir di Kali Wanggu Jalan H Lamuse, Kelurahan Lepo-lepo Kecamatan Baruga, Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) mengaku masih kekurangan air bersih dan tempat mandi, cuci, kakus (MCK) atau toilet darurat.

Pengungsi akibat banjir di bantaran kali wanggu masih kekurangan air bersih dan MCK. FOTO : ONNO
Pengungsi akibat banjir di bantaran kali wanggu masih kekurangan air bersih dan MCK.
FOTO : ONNO

“Keluhan pengungsi ini, persediaan air bersih masih kurang. Selain itu, mereka butuh MCK, kami hanya membuatkan dua kamar mandi hanya untuk buang air kecil saja,” ujar Martono, Relawan Indonesia kepada tegas.co, saat ditemui di tempat pengungsian, Senin (15/5/2017) dini hari.

Iklan Antam HBA

Di tempat yang sama, Koordinator Taruna siaga Bencana (Tagana) Sultra, Alhami mengatakan, keluhan warga pengungsian kali wanggu adalah masukkan. Jadi, untuk air bersih pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak PDAM untuk mengirim stok air bersih. Saat ini, dihari ketiga sudah memakai 3000 Liter air dengan menggunakan mobil tangki.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak PDAM, untuk stok air bersih,” ucapnya.

Sementara, mengenai MCK, lanjut dia, akan berupaya untuk pengadaan MCK tersebut, karena itu sangatlah penting buat pengungsi. Nantinya pihaknya akan berkoodinasi pada dinas Kesehatan, posisi MCN nantinya dipasang ditempat yang tepat.

“Sesuai data kami, sementara jumlah pengungsi 96 Kepala Keluarga (KK) mencapai 406 jiwa itu. Dengan begitu, pengungsi tidak berebutan menggunakan toilet,” akunya.

Informasi yang dihimpun tegas.co, saat berada di lokasi pengungsian, memang keluhan warga pengungsian masih kekurangan air bersih, hanya saja dua kamar kecil yang sudah tersedia. Sedangkan MCK belum tersedia.

ONNO / HERMAN

Komentar