Pemkab Konsel Bakal Jadikan Desa Namu sebagai Desa Desa Wisata

tegas.co. KONSEL. SULTRA – Bupati Konawe Selatan (Konsel) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) H. Surunudin Dangga, ST. MM kemarin, Rabu tanggal 17 Mei 2017 meninjau langsung obyek wisata air terjun tujuh tingkat yang terletak di Desa Namu, Kecamatan Laonti.

Bupati Konsel H Surunudin Dangga Didampingi Wakil Bupati DR H Arsalim Arifin Saat Melakukan Perjalanan Menuju Obyek Wisata Air Terjun Tujuh Tingkat Desa Namu, Kec. Laonti, Kab. Konsel. FOTO : HUMAS KONSEL
Bupati Konsel H Surunudin Dangga Didampingi Wakil Bupati DR H Arsalim Arifin Saat Melakukan Perjalanan Menuju Obyek Wisata Air Terjun Tujuh Tingkat Desa Namu, Kec. Laonti, Kab. Konsel.
FOTO : HUMAS KONSEL

Dalam kunjungannya, H Surunudin Dangga didampingi Wakil Bupati, DR H Arsalim Arifin, SE. M. Si serta sejumlah kepala SKPD. Desa Namu yang diketahui berpenduduk 112 Kepala Keluarga (KK) akan digagas untuk dijadikan desa wisata.

Iklan Antam HBA

Disela-sela kunjungannya, H Surunudin Dangga mengaku dalam waktu dekat ini pihaknya akan segera menetapkan Desa Namu sebagai desa wisata. Pemda juga akan membantu dalam mewujudkan wajib rumah sehat, ini sesuai dengan syarat untuk menjadi desa wisata.

“Saya sudah melihat langsung potensi wisata Desa Namu, mulai dari pantai hingga air terjunnya. Sangat layak untuk dijadikan desa wisata,” ungkapnya.

Menurut mantan Ketua DPRD Konsel ini, dengan ditetapkannya Desa Namu sebagai desa wisata, diharapkan masyarakat bisa bersama-sama dengan Pemda dalam rangka untuk memperbaiki kondisi sosial disana. Seperti kesiapan masyarakat untuk menerima tamu wisata serta kebersihan lingkungannya. Dimana nantinya wilayahnya akan dipetakan sehingga menjadi satu perencanaan yang tersinergi.

“Untuk pembangunan infrastruktur pendukung, Pemda secepatnya akan membuka akses kesana minimal jalan rabat. Agar bisa dilalui kendaraan bermotor, karena akses jalan menuju air terjunnya lumayan jauh dan susah untuk dilalui, ” jelasnya.

Mantan anggota DPRD Provinsi Sultra ini menambahkan, Insya Allah tahun ini sudah mulai didesain secara lengkap perencanaannya, mana yang akan menjadi prioritas. Pemda juga akan melakukan shearing dengan Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa, terkait pembangunan mana yang bisa dibiayai anggaran Dana Desa serta APBD supaya nantinya tidak tumpang tindih pembangunan.

“Yang jelas dengan ditetapkannya namu sebagai desa wisata, maka Pemda akan fokus disana. Pemda juga berharap  nantinya bisa bersinergi dengan beberapa desa sekitarnya yang juga memiliki potensi wisata seperti, Desa Malaringgi, Tue-Tue dan Desa Batu Jaya, ini dalam rangka untuk mewujudkan visi Kab. Konsel “Desa Maju Konsel Hebat”, ” tandasnya.

MAHIDIN / HERMAN

Komentar