Example floating
Example floating
Tegas.co Nusantara

Tumbuhkan Minat Generasi Muda Pada Kearifan Lokal Melalui Karang Taruna

×

Tumbuhkan Minat Generasi Muda Pada Kearifan Lokal Melalui Karang Taruna

Sebarkan artikel ini

tegas.co, JEPARA, JATENG – Sebagai wadah Organisasi Sosial dan wadah pengembangan generasi muda yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh, dan untuk masyarakat , terutama generasi muda di wilayah desa/kelurahan atau komunitas adat sederajat dan terutama bergerak dibidang usaha kesejahteraan social, karang taruna menjadi tolak ukur akan kelestarian budaya bangsa, khusnya para pemuda.

Tumbuhkan Minat Generasi Muda Pada Kearifan Lokal Melalui Karang Taruna
Ketua Yayasan Kartini Indonesia Hadi Priyanto foto bersama karang taruna desa Blingoh. (Foto :DSW/Jepara)

Oleh sebab itu, Yayasan Kartini Indonesia menggandeng karang taruna untuk cinta pada kearifan sejarah dan budaya local. Setelah para mahasiswa Jepara di Madura, Semarang, Yogyakarta, dan Jakarta, kini mulai merambah ke para pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna.

” Dalam 3 bulan terakhir ini kami melakukan diskusi tentang kearifan lokal bersama Karang Taruna Jinggotan, Kancilan, Bondo, Banjaragung, Senenan dan desa Blingoh” ujar Ketua Yayasan Kartini Indonesia, Hadi Priyanto saat berbicara dalam acara pelantikan pengurus Karang Taruna desa Blingoh, Kecamatan Donorojo, Senin (4/12/17) siang.

Minat ini sangat penting, sebab akan dapat menjadi motivasi yang kuat bagi generasi muda untuk belajar dari kearifan local, khususnya di daerah pedesaan. “Dari kearifan lokal kita dapat belajar nilai nilai kebajikan dari para leluhur, banyak potensi desa yang belum tersentuh dan butuh publikasi, maka sebagai karang taruna, hendaknya aktif dan kreatif untuk mengembangkan potensi-potensi daeranya” ujar Hadi Priyanto.

Menurut Hadi Priyanto, desa Blingoh yang didirikan oleh Kyai Nursalim dan Nyi Paras ini mempunyai jejak peradaban yang cukup tua. Bukan saja saat ini didesa Blingoh banyak umat Budha, Kristen dan Islam, tetapi juga banyak situs yang diduga peninggalan peradaban lama. ” Tugas generasi muda adalah merekonstruksi kearifan sejarah dan budaya lokal itu” ujarnya.

Rekonstruksi ini sangat penting agar dapat disandingkan kearifan sejarah budaya itu dengan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada” ungkap Hadi Priyanto.

Sementara itu Petinggi Blingoh Sucipto berharap, Karang Taruna dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda dalam menumbuhkan kesetiakawanan sosial dan kreatifitas pemuda ditengah tengah masyarakat, serta dapat mengembangkan potonsi daerah kami.

REPORTER : DSW
EDITOR : WIWID ABID ABADI

Example 120x600