oleh

Gerakan Anti Korupsi Adukan Wakil Ketua DPRD Sultra ke BK karena Joki

Logo tegas.coDireksi & Redaksi tegas.co mengucapkan Selamat & Sukses Konferensi PERSATUAN WARTAWAN INDONESIA (PW)I Sulawesi Tenggara pada 9 - 11 Juli 2021 “Tingkatkan Profesionalisme Wartawan Di tengah Pandemi Covid19 Menyongsong HPN 2022 di Kendari””
Gerakan Anti Korupsi Adukan Wakil Ketua DPRD Sultra ke BK karena Joki
Nursan

TEGAS.CO., SULAWESI TENGGARA – Gerakan Anti Korupsi (GerAK) Sultra mengadukan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra, H. Jumarding, SE terkait joki SPPD ke Jakarta 2016 silam.

Nursan selaku Ketua Umum Gerak Sulawesi Tenggara mengatakan, pengaduan itu diserahkan langsung ke Ketua, H. Abdurrahman Shaleh, SH., M.Si di ruangannya Kamis (29/4/2021).

“Sudah ditanda tangani dan diteruskan ke Badan Kehormatan (BK) untuk di sidang etik,”kata Nursan kepada tegas.co.

Nursan bilang, bukti perjalanan dinas Jumarding menggunakan joki telah dikumpulkan. Dirinya akan menyerahkan ke Badan Kehormatan DPRD Sultra jika diperlukan.

“Tak cuma soal etiknya, tetapi juga soal dugaan perbuatan melawan hukum atas kerugian negara. Karena bukti yang kami miliki jelas bahwa perjalanan dinas atas nama Jumarding, tapi yang jalan bukan dia, tetapi joki alias orang lain yang ada di DPRD Sultra,”ungkapnya

Nursan menambahkan, akan melaporkan ke Ditreskrimsus Polda Sultra atas dugaan tindak pidana perbuatan melawan hukum tersebut.

“Jadi kami minta badan kehormatan DPRD Sultra serius menangani persoalan ini, sebab kami akan membawa ke ranah hukum atas dugaan tidak pidana dan perbuatan melawan hukum yang diduga bagian dari korupsi,”pintanya.

Dikonfirmasi sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Sultra, Jumarding menegaskan, selama menjadi DPRD Sultra dirinya mempertanggungjawabkan di mata Allah SWT dan di mata hukum jika ada hal – hal yang dianggap keliru.

Minta sisir DPRD Sultra

Jumarding menegaskan agar segera menyisir DPRD Sultra. “Kalau ada yang berprasangka, silahkan lapor. Itu fitnah. Silahkan dibuktikan,”tantang Jumarding.

Dirinya meminta untuk tidak main ancam dengan isu – isu karena ia makin menjadi – jadi.”Biar adik kandung gubernur atau siapa kalau tidak sepemikiran lebih baik baku hantam. Karena korupsi musuh kita bersama,”tegas politisi Demokrat itu.

Ketua BK DPRD Sultra, H. Syamsul Ibrahim yang dikonfirmasi mengaku telah menerima surat resmi pengadu GerAK Sultra yang sudah ditanda tangani unsur pimpinan.

“Kita akan sikapi surat pengadu di forum resmi Badan Kehormatan. Rencananya kita akan meminta klarifikasi kepada teradu, Jurmading dan menghadirkan para pihak,”tandasnya

Untuk jadwal pemanggilan pengadu dan teradu, lanjut Syamsul, akan mengkondisikan karena masih suasana Ramadhan.

MAS’UD

Komentar