Polri Siap Amankan Obyek Vital

tegas.co., JAKARTA – Mabes Polri siap memberikan pengamanan pada masyarakat yang akan merayakan malam pergantian tahun 2017 dari segala bentuk kejahatan termasuk terorisme. Pengamanan ini termasuk dalam bagian operasi bersandi Lilin 2016 yang digelar hingga 2 Januari. Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Mabes Polri Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan jelang Tahun Baru 2017 pengamanan objek vital akan ditingkatkan.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Mabes Polri Kombes Pol Martinus Sitompul FOTO : RUL

“Pengamanan menjelang tahun baru penempatan personel akan dilakukan untuk mengamankan objek vital seperti di bandara, terminal, dan pelabuhan, kami juga menerapkan sistem sterilisasi. Kita berharap penyelenggaraan tahun baru akan damai. Masyarakat kita, yang akan melaksanakan ibadah, atau yang melaksanakan kegiatan di tempat hiburan, tempat wisata, dapat dalam keadaan aman dan damai,” kata Kombes Martinus Sitompul selaku Kabag Penum Polri di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (28/12/16).

Menurut Martinus, semua informasi terkait situasi di lapangan akan terus digali dan dipantau oleh Polri sehingga dapat ditentukan cara bertindak yang perlu dilakukan. Untuk itu, selain berkosentrasi mengamankan rumah ibadah, polisi juga akan fokus di tempat keramaian yang menjadi tempat kegiatan tahun baru seperti tempat wisata, pusat perbelanjaan, dan jalan-jalan di pusat kota yang diprediksi akan ramai.

”Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar meminimalisir kegiatan yang menimbulkan resiko terutama faktor keselamatan di jalan raya. Juga kebiasaan mengonsumsi minuman keras pada malam tahun baru yang dapat membahayakan masyarakat, karena hilang kesadaran, atau mabuk. Diharapkan masyarakat melakukan kegiatan dan rencana yang sudah disusun, silakan tetap dilakukan. Polri berkomitmen agar pelaksanaan Tahun Baru nanti bisa berlangsung lancar,” ujar Martinus.

Polri saat ini tengah menggelar Operasi Lilin 2016 yang berlangsung selama sepuluh hari mulai 23 Desember 2016 sampai 1 Januari 2017. Dalam operasi tersebut, sebanyak 150 ribu personel pasukan gabungan dari Polri, TNI, dan sejumlah instansi terkait dilibatkan untuk mengamankan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.

RUL/MAS’UD