Eksotika Panorama Gunung Bromo di Bukit Tanggulasih

tegas.co, SUKAPURA, PROBOLINGGO, JATIM – Keindahan gunung Bromo memang tak ada habisnya dibicarakan, ada cara lain menikmati panorama Gunung Bromo, selain dari lautan pasir dan jalan setapak. Salah satunya di Bukit Tanggulasih, Dusun Pusungmalang, Desa Sapi Kerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Pemandangan cantik dan indah akan kita dapatkan ketika kita berada di puncak gunung Bromo. FOTO ; ASL
Pemandangan cantik dan indah akan kita dapatkan ketika kita berada di puncak gunung Bromo.
FOTO : ASL

Bagi Anda yang gemar tantangan, tidak ada salahnya mencoba petualangan baru menikmati panorama Bromo dari Bukit ini.

Iklan Antam HBA

Bukit Tanggulasih tepatnua berada di Gunung Ringgit, dengan ketinggian sekitar 2.500 mdpl ini, pengunjung bisa menikmati panorama Gunung Bromo dan Gunung Semeru dengan lebih leluasa.

Bahkan, untuk melihat sunrise yang biasa dinikmati wisatawan Gunung Bromo, juga jauh lebih jelas.

“Wow sangat luar biasa. Bisa dapat sunrise bagus, juga bisa lihat Bromo dengan panorama yang cantik banget. Hawanya seger, hamparan dataran hijau, dan pemukiman warga,” ungkap Elisabeth, wisatawan asal Belanda yang diartikan oleh pemandu wisata.

Akses untuk menuju lokasi tersebut medannya terbilang sangat ekstrem. Jaraknya tidak lebih dari 10 km, namun butuh waktu tempuh 3 jam untuk mencapainya. Itu pun tidak semua kendaraan bisa melalui jalan tersebut.

Dari jalan raya Sukapura harus menggunakan kendaraan jip atau ikut pikap pengangkut sayur. Setelah melaju sekitar 2 kilometer, pengunjung harus mengganti dengan motor karena yang dilalui kemudian merupakan jalan setapak.

Menurut Kepala Desa Sapi Kerep Suwandi, jika ingin ke bukit Tanggulasih, wisatawan dapat menyewa jip seharga Rp. 600 ribu dan ojek Rp 150 ribu untuk sampai ke lokasi.

“Sewa itu untuk transportasi pulang pergi. Wisatawan nantinya menginap di rumah penduduk atau berkemah untuk menikmati panorama diatas sana,” katanya

Menurutnya, lokasi tersebut cocok untuk wisatawan yang gemar berpetualang. Sebab, kondisi jalan ekstrem itu, berada dibibir tebing yang terjal. Sehingga membuat wisatawan harus mengendarai jeep atau berkonvoi sepeda motor bersama wisatawan lainnya. Selama perjalanan, Anda bisa menikmati deretan pohon pinus.

Begitu juga yang di sampaikan Camat Sukapura Yulius mengatakan, bagi yang menyukai tantangan tentu bisa menjadi agenda wisata tersendiri untuk menyambangi lokasi wisata bromo. Nah, ketika sampai di lokasi, mata akan dimanjakan dengan pemandangan yang luar biasa indah.

“Sekilas, lokasi bukit ini mirip B-29 yang ada di Desa Argosari, Kabupaten Lumajang dan P-29 di Desa Pundak Lembu, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.

Yulius mengaku, meski sangat ekstrem, namun lokasi tersebut sering juga dikunjungi wisatawan Eropa. Terutama warga Belanda yang penasaran dengan sebuah patok peninggalan moyangnya.

“Ini peninggalan Belanda, rata-rata turis yang ke sini juga pingin tahu seperti apa patok itu,” jelasnya.

Ia sendiri yakin jika lokasi wisata itu bisa dijual ke wisatawan. Saat ini, pihaknya berupaya untuk melakukan perbaikan jalan dengan mengusulkan pada pemkab.

“Sudah kami usulkan, namun masih masuk daftar tunggu. Sementara kami lakukan secara swadaya, dan warga di sini sangat kompak,” ungkapnya.

ASL / HERMAN

Komentar