Jalur Menuju Konawe Utara Makin Rusak Parah

tegas.co, KONAWE, SULTRA – Kondisi jalan trans Sulawesi yang menghubungkan provinsi Sulawesi tenggara- Sulawesi Tengah di Kabupaten Konawe dan Konawe Utara kondisinya makin rusak berat, bahkan kendaraan roda dua saja sudah susah melintas terlebih lagi roda empat. Parahnya lagi pihak kontraktor yang sementara melakukan pengatingan jalan di Kecamatan sampara itu tidak segera melakukan perbaikan, sehingga badan jalan  sudah menyeupai kubangan kerbau.

Kondisi Jalan yang menghubungkan Konawe-Konawe Utara di Muara sampara semakin rusak parah. FOTO : MUH. ANDRI
Kondisi Jalan yang menghubungkan Konawe-Konawe Utara di Muara sampara semakin rusak parah.
FOTO : MUH. ANDRI

Begitu juga Pemerintah Provinsi yang mempunyai kewenangan atas jalur tersebut belum melakukan tindakan, termasuk pemerintah Kabupaten Konawe selaku pemilik wilayah masih cuek, sehingga warga Konawe Utara dan Morowali Sulawesi Tengah yang kesulitan untuk melalui jalur tersebut.

Iklan Antam HBA

Kepala Dinas Perijinan dan Penanaman Modal Kabupaten Konawe Utara Hj. Alisa mengatakan, kondisi jalan di jalur yang menghubungkan Konawe dan konawe Utara di Muara Sampara ini cukup parah, sehingga untuk melintasi harus ektra hati-hati jika tidak ingin mendapat bahaya dengan tergelincir ke jurang.

“Kondisi jalan sekarang makin parah terlebih lagi di musim hujan saat ini. Antrian panjang dengan waktu yang cukp lama membuat perjalanan ke Konawe Utara atau ke Kota kendari dari Konawe Utara mengalami keterlambatan,” ujar kepada awak media ini saat ditemui di lokasi jalan rusak, sabtu  (10/6).

Menurut Hj Alisya, kondisi jalan yang makin rusak berat, tentunya warga berharap agar pemerintah provinsi dan Kontraktor untuk segera menanganinya. Mengingat saat ini arus mudik lebaran dari Kendari ke Konut dan Morawali semakin padat.

“Sejak jalan di tempat ini rusak berat,  pegawai di Konut kehadirannyaa sangat menurun drastis. kadang tidak masuk berkantor berhari – hari dengan alas an jalannya rusak licin dan berlumpur,” katanya.

Begitu juga dengan Halim pengemudi kendaraan roda dua itu mengaku kesal dengan tidak ada tindakan pemerintah provinsi khususnya dari Dinas PU untuk memberikan teguran kepada kontraktor yang mengerjakan di jalur trans Sulawesi ini, mengingatk sudah dua pekan jalur ini semakin parah kondisi kerusakan jalannya, sehingga masyarakat yang dirugikan.

“Pertanyaannya kontraktor proyeknya kemana, kenapa pemerintah tidak memberikan teguran, kenapa kondisi jalan ini dibiarkan saja begitu tanpa ada perhatian,” tandasnya.

MUH. ANDRY

PUBLISHER : HERMAN

Komentar