http://tegas.co/2019/08/10/polres-muna-lamban-proses-pelaku-cabul-keluarga-bakal-lapor-di-polda/
Iklan Idul Adha Konsel

KRI Nala Sang Legenda Di Armada Jaya

KRI Nala Sang Legenda Di Armada Jaya
Prajurit KRI Nala parade saat latihan Armada Jaya di laut Jawa

Latihan puncak TNI – AL yang bertajuk Armada Jaya XXXVI telah usai pada Minggu 14 Juli 2019. Latihan besar ini melibatkan unsur kapal atas air, kapal selam, pesawat udara dan pasukan marinir. Disampingnya latihan militer juga digelar baksos di Situbondo.

Namun ada yang menarik, ada latihan besar TNI – AL ini. Hal ini adalah keikutsertaan KRI Nala – 363 dari jajaran satuan kapal Eskorta koarmada II. KRI Nala ini adalah jenis korvet.

Dari segi usia, jenis dan negara asal pembuat memang sama dengan KRI Fatahillah – 361 yang juga sama – sama ikut latihan AJ XXXVII. Dua kapal perang ini sama – sama jenis korvet, negara pembuat Belanda, tahun pembuatan 1977, diresmikan 1979 ,resmi berdinas di TNI – AL 1980.

Namun ada yang lebih menarik adalah, KRI Nala masih menggunakan sistem kendali senjata dan sistem pendorongan masih asli atau orisinil bawaan dari Belanda, berbeda dengan KRI Fatahillah yang sistem kendali senjata sudah diperbarui dan sistem pendorongannya memakai mesin diesel semua, KRI Nala masih memakai 2 pendorongan yaitu mesin diesel dan gas turbin.

KRI Nala saat ini dipimpin seorang komandan yaitu Letkol Laut (P) I Gede Dharma Yoga lulusan AAL angkatan 45 tahun  1999, dalam tugas sehari hari dibantu perwira staf antara lain : Perwira pelaksana ( Palaksa) Mayor Laut (P) Rizkal Fadhul Kamal lulusan AAL angkatan 48 tahun 2002, kepala departemen operasi ( Kadep OPS) Mayor Laut (P) Arief Setiawan lulusan AAL 51 tahun 2005,  kepala departemen permesinan ( kadepsin) Mayor Laut (T) Yohan Wilbert Moningka lulusan AAL 47 tahun 2001, kepada departemen elektronika senjata ( Kadep leksen) dengan ws. Kadepleksen Kapten Laut ( E) Galih Suryo lulusan AAL 56 tahun 2011, dan kepala departemen logistik ( Kadep log) Lettu Laut ( S) Charles Aleksander A, lulusan AAL 57 tahun 2012.

Rasanya wajar disebut legenda karena diusia yang tidak lagi muda KRI Nala masih mampu mempertahankan kondisi teknisnya dan menjalankan tugasnya sebagai penjaga laut Nusantara.

Dengan semboyan Prati pracanasana Karana yang artinya menuju kejayaan laut Nusantara, KRI Nala mampu mengemban tugas yang diemban meski usia yang tidak lagi muda. Salam Jaladimantri Nala.

EDI SULTON

Iklan
Iklan Idul Adha tegas.co
Iklan HUT RI tegasco
Iklan HUT RI Hado
Iklan HUT RI 17 Kolut
Iklan Idul Adha DPRD Baubau
Iklan Idull adha Pemda Butur
Iklan Idul adha Butur
Iklan Idul Adha Kominfo Sultra
Iklan Idul Adha Kendari
Iklan Idul Adha Dihub Sultra