Berita UtamaButon UtaraSultra

Gubernur Sultra Mulai Perbaiki Ruas Jalan Pongkowulu Buton Utara

168
×

Gubernur Sultra Mulai Perbaiki Ruas Jalan Pongkowulu Buton Utara

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sultra Mulai Perbaiki Ruas Jalan Pongkowulu Buton Utara
Gubernur Sultra Mulai Perbaiki Ruas Jalan Pongkowulu Buton Utara

BUTON UTARA, TEGAS.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) resmi memulai langkah perbaikan ruas jalan di Desa Pongkowulu, Kabupaten Buton Utara.

Proyek ini menjadi prioritas mendesak dalam upaya memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus memacu roda ekonomi di wilayah tersebut.

Langkah konkret yang diambil Pemprov Sultra kali ini berfokus pada penanganan dua titik paling penting yang selama ini menjadi kendala bagi para pengguna jalan, yakni Tanjakan Pongkowulu dan Tanjakan Wolipuo.

Medan yang cukup ekstrem di kedua titik tersebut kerap menghambat akses distribusi barang dan jasa, sehingga penanganannya menjadi prioritas utama.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menegaskan, percepatan perbaikan jalan ini merupakan komitmen nyata pemerintah untuk menghadirkan infrastruktur yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Menurutnya, aksesibilitas yang baik adalah prasyarat utama agar ekonomi daerah dapat terus bergerak dan berkembang.

“Kami hadir untuk memastikan mobilitas masyarakat tidak lagi terhambat. Jalan yang baik adalah urat nadi ekonomi. Dengan perbaikan ini, kita berharap arus transportasi logistik dan hasil bumi dari Buton Utara dapat lebih lancar, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Andi Sumangerukka melalui keterangan resminya.

Sebagai langkah keberlanjutan, Pemprov Sultra telah menyusun strategi pengerjaan yang matang.

Usai penanganan titik kritis di Tanjakan Pongkowulu dan Wolipuo rampung, perbaikan akan dilanjutkan secara menyeluruh pada ruas jalan Pongkowulu sepanjang 5 kilometer.

Proyek lanjutan ini akan diakomodasi melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) tahun 2026.

Namun, sebagai bentuk antisipasi agar pengerjaan tidak tertunda, pemerintah juga telah menyiapkan alternatif pendanaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) jika skema IJD membutuhkan waktu proses lebih panjang.

Langkah strategis ini mendapatkan apresiasi dari warga setempat. Keberadaan akses jalan yang memadai diharapkan tidak hanya mempermudah perjalanan sehari-hari.

Diharapkan dapat memangkas biaya operasional bagi para petani dan pelaku usaha kecil yang selama ini kesulitan membawa komoditas mereka ke pusat pasar.

Dengan dimulainya pengerjaan jalan ini, Pemprov Sultra optimistis bahwa konektivitas antarwilayah di Buton Utara akan semakin terkoneksi dengan baik.

Hal ini membawa harapan baru bagi kemajuan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di Bumi Anoa.

PUBLISHER: MAS’UD