Berita UtamaSultra

Fraksi-fraksi DPRD Sultra Setujui Perubahan APBD 2025

423
×

Fraksi-fraksi DPRD Sultra Setujui Perubahan APBD 2025

Sebarkan artikel ini
Fraksi-fraksi DPRD Sultra Setujui Perubahan APBD 2025
Rapat lanjutan pembahasan Perubahan APBD tahun anggaran 2025 di gedung DPRD Sultra, Senin 8 September 2025 Foto: MAS’UD

KENDARI, TEGAS.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) secara resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Persetujuan ini disampaikan melalui pendapat akhir fraksi-fraksi dalam rapat yang berlangsung pada 8 September 2025.

Meskipun menyetujui, setiap fraksi menyampaikan sejumlah catatan penting yang harus menjadi perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra. Catatan-catatan ini mencerminkan prioritas dan aspirasi rakyat yang diwakili oleh masing-masing partai.

Pembangunan Infrastruktur dan Kesejahteraan Rakyat Jadi Sorotan Utama

Fraksi Nasdem, melalui juru bicaranya, Sudarmanto menekankan pentingnya alokasi anggaran yang lebih besar untuk pembangunan infrastruktur yang langsung menyentuh masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan perikanan.

Fraksi ini juga menyarankan adanya keterlibatan masyarakat dalam program pemerintah, seperti program “Makan Bergizi Gratis” dari pemerintah pusat, melalui pembibitan sapi, kambing, ayam, dan tanaman.

Senada dengan Fraksi Nasdem, Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi PBB juga menyoroti pentingnya fokus pada kesejahteraan masyarakat.

Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Suleha Sanusi menekankan bahwa negara hadir untuk menjamin kehidupan masyarakat.

Sementara itu, Fraksi PBB secara khusus meminta porsi anggaran yang lebih besar untuk dinas-dinas yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat, seperti pertanian, perkebunan, dan perikanan.

“Bantuan-bantuan itu jangan hanya karena kebutuhan yang mengurusi anggaran, tapi kebutuhan petani yang membutuhkan,” tegas juru bicara Fraksi PBB, Abd Halik mengkritik program bantuan bibit yang tidak tepat sasaran di masa lalu.

Reward dan Punishment untuk OPD serta Peningkatan SDM

Beberapa fraksi menyoroti kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Fraksi PDI Perjuangan menyarankan pemberian reward atau punishment kepada OPD penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk memotivasi peningkatan kinerja.

Fraksi ini juga menekankan pentingnya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di setiap OPD agar lebih inovatif dan berdaya saing.

Fraksi Golkar juga mengingatkan pentingnya evaluasi target dinas-dinas penghasil PAD. Fraksi ini menyoroti perlunya kejelasan apakah target PAD dapat dicapai atau tidak, agar konsep perubahan APBD dapat disesuaikan.

Juru bicara Fraksi Golkar, Ujung Djassa secara khusus memberi apresiasi kepada Dinas Perhubungan, dengan harapan alokasi anggaran di tahun 2026 dapat sebanding dengan hasil yang mereka berikan.

Fraksi-fraksi DPRD Sultra Setujui Perubahan APBD 2025
Fraksi-fraksi DPRD Sultra Setujui Perubahan APBD 2025

Sementara itu, Fraksi Indonesia Maju (Gerindra, PAN, PPP, dan Hanura) menyampaikan sejumlah catatan salah satu publikasi kegiatan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ketua Fraksi Gerindra La Isra menegaskan pentingnya informasi bagi seluruh OPD, ” Agar dikembalikan ke masing-masing OPD untuk mempublikasi program kegiatannya, “ucapnya.

Efisiensi Anggaran dan Fokus pada Prioritas

Fraksi Demokrat menyampaikan rekomendasi terkait efisiensi anggaran. Fraksi ini meminta agar porsi belanja modal ditingkatkan hingga minimal 20-25% untuk infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Juru bicara Fraksi Demokrat, S. Budhi Prasodjo juga menyarankan efisiensi pada belanja pegawai dan barang/jasa agar tidak terlalu dominan.

Selain itu, mereka mengusulkan peningkatan dana cadangan atau dana darurat mengingat tingginya risiko bencana.

Sedangkan, Juru bicara Fraksi PKS Kebangkitan Bangsa Masyhuri turut menyetujui Ranperda tersebut dengan harapan semua catatan dan rekomendasi dari fraksi-fraksi dapat menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Meskipun dengan berbagai catatan, seluruh fraksi sepakat untuk menyetujui Perubahan APBD 2025 ini dan membawanya ke rapat paripurna selanjutnya.

Rapat yang berlangsung hingga menjelang Magrib ini menunjukkan sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam upaya menyejahterakan masyarakat Sultra.

“Kami memberikan apresiasi kepada anggota banggar yang telah bersama-sama dengan pemerintah daerah berhari-hari membahas anggaran perubahan ini,” ujar pimpinan rapat, Herry Asiku didampingi sekertaris pimpinan rapat Abd Halik menutup agenda sidang.

Baca juga 👇

https://tegas.co/2024/10/09/dprd-sultra-periode-2024-2029-bentuk-tujuh-fraksi/

Berikut susunan anggota fraksi-fraksi DPRD Sultra periode 2024-2029:

1. Fraksi Partai Nasdem

Ketua: Sudarmanto
Sekretaris: Syahrul Said
Bendahara: Hartini Azis
Anggota:
La Ode Tariala
Suparjo
Irwan

2. Fraksi PDI Perjuangan

Ketua: Hj. Sulaeha Sanusi
Sekretaris: Muh. Tyas Zulfikar
Anggota:
La Ode Frebi Rifai
Hj. Gunartin
Tya Roysman
Nursalam Lada

3. Fraksi Partai Golkar

Ketua: H. Uking Djasa
Wakil Ketua: Andi Muh. Saenuddin
Sekretaris: Ahmad Aksar
Anggota:
H. Herry Asiku
Hj. Nurlin Surunuddin
Amiruddin Nurdin

4. Fraksi Indonesia Maju (Gerindra, PAN, PPP, dan Hanura)

Ketua: La Isra
Andi Syarifuddin
Hj. Hasmawati
La Ode Abdul Muzzafar
H. Abdul Asis
Suwandi Andi
Ardin
Hj. Munairty M Ridwan
Hj. Harmawati
Yusman Fahim
Daswar
Fajar Ishaq

5. Fraksi Partai Bulan Bintang

H. Abdul Halik
Hj. Nurponirah
Wisra Wasta Wati
Hj. Rosni

6. Fraksi Partai Demokrat

Penasehat: Hj. Isyati Syam
Ketua: S. Budhi Prasodjo
Sekretaris: Hj. Hatija
Anggota:
Wahyu Sulaiman

7. Fraksi Keadilan Sejahtera dan Kebangkitan Bangsa (PKS dan PKB)

Ketua: Alfan Zufadli
Muh. Mu’thasim Saifullah
Muh Poli
Masyhuri
La Ode Muh. Marsudi
Ali Mardan
Muh. Irpani Thalib

Rapat paripurna dilanjutkan Senin 8 September 2025 malam ini

PUBLISHER: MAS’UD