BaubauBerita Utama

Pemkot Baubau Gelar Penguatan Imunisasi dan Persiapan Introduksi Vaksin Hexavalen

1099
×

Pemkot Baubau Gelar Penguatan Imunisasi dan Persiapan Introduksi Vaksin Hexavalen

Sebarkan artikel ini
Pemkot Baubau Gelar Penguatan Imunisasi dan Persiapan Introduksi Vaksin Hexavalen

TEGAS.CO, BAUBAU – Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Penguatan Imunisasi Rutin pada Pengelola Program Imunisasi dan Persiapan Introduksi Vaksin Hexavalen serta Pemanfaatan IPV tingkat Kota Baubau.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa (8–9/12/2025) di Classic Café Baubau, diikuti 34 peserta dari 17 puskesmas se-Kota Baubau, terdiri dari para Kepala Puskesmas dan Juru Imunisasi.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, dr. Frederik Tangke Allo, Sp.B, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pelaksanaan imunisasi rutin serta mempersiapkan introduksi vaksin hexavalen dan pemanfaatan IPV sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit di Kota Baubau.

“Imunisasi merupakan proses penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit menular melalui pemberian vaksin yang aman dan efektif. Selain melindungi individu, imunisasi juga membentuk herd immunity agar masyarakat secara keseluruhan, khususnya kelompok rentan seperti bayi dan lansia, tetap terlindungi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa imunisasi merupakan hak setiap anak dan langkah strategis dalam mencegah wabah, meningkatkan kekebalan komunitas, serta mendukung target nasional dan global, termasuk eliminasi polio dan penurunan kasus campak.

Pelaksanaan imunisasi di Indonesia, lanjutnya, telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 12 Tahun 2017, yang menetapkan jenis, jadwal, serta ketentuan teknis penyelenggaraan imunisasi dasar dan lanjutan.

Frederik berharap kegiatan penguatan ini dapat meningkatkan kapasitas pengelola program imunisasi serta capaian imunisasi di Kota Baubau.

Ia berpesan agar para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperdalam pengetahuan, berdiskusi mengenai tantangan lapangan, dan membangun jejaring kerja yang solid.

“Peran bapak dan ibu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan sangat menentukan keberhasilan program imunisasi di masyarakat. Mari kita wujudkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045,” pesannya.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari Kementerian Kesehatan RI, Direktorat Imunisasi, Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, yakni dr. Ajie Mulia Avisena, M.Epid dan Astri Utami, S.Gz.

Pelaksanaan kegiatan didukung oleh Pemerintah Kota Baubau, Kementerian Kesehatan, P2P, Germas, dan Kerja Bersama.

Dengan terlaksananya pelatihan ini, diharapkan Kota Baubau mampu memperkuat cakupan imunisasi serta mempercepat implementasi vaksin hexavalen dan IPV guna menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan terlindungi.

Laporan: JSR