Berita UtamaButon UtaraFeatureSultra

Merajut Asa di Balik Aspal Buton Utara

479
×

Merajut Asa di Balik Aspal Buton Utara

Sebarkan artikel ini
Merajut Asa di Balik Aspal Buton Utara
Ilustrasi dok int

Infrastruktur jalan bukanlah sekadar hamparan beton atau aspal yang membelah desa dan kota. Bagi masyarakat di pelosok, jalan adalah urat nadi kehidupan.

Ia adalah jembatan bagi anak-anak menuju sekolah, jalur distribusi hasil bumi bagi petani, hingga akses vital dalam situasi darurat kesehatan.

Karena itulah, langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) yang kembali memprioritaskan perbaikan jalan di Kabupaten Buton Utara (Butur) pada tahun 2026 ini, patut kita sambut dengan optimisme.

Keputusan pemerintah untuk melanjutkan perbaikan pada ruas Lambale-Ereke dan menyentuh kerusakan ekstrem di tanjakan Pongkowulu adalah bukti bahwa aspirasi masyarakat didengar.

Kita memahami bahwa perbaikan infrastruktur adalah proses panjang yang membutuhkan perencanaan matang, ketelitian anggaran, dan kesabaran semua pihak.

Langkah sigap melalui pemeliharaan rutin untuk tanjakan Pongkowulu titik yang selama ini menghambat mobilitas warga merupakan tindakan solutif yang sangat dinantikan.

Tentu, jalan menuju pembangunan yang sempurna tidak selalu mulus. Kritik dan protes dari publik yang menginginkan percepatan perbaikan di titik-titik yang puluhan tahun terabaikan, adalah pengingat bahwa harapan masyarakat sangat besar terhadap kepemimpinan saat ini.

Kita melihat adanya ikhtiar nyata untuk menjawab tantangan tersebut secara bertahap, namun pasti, sebagaimana yang telah ditunjukkan melalui penyelesaian perbaikan di berbagai ruas jalan pada tahun sebelumnya.

Ke depan, koordinasi yang intensif antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat khususnya melalui skema Inpres Jalan Daerah (IJD) menjadi kunci.

Kita berharap, setelah dokumen usulan selesai disusun dan kontrak lelang ditandatangani, pengerjaan dapat berjalan tepat waktu dengan kualitas yang terjaga.

Pembangunan infrastruktur yang berkesinambungan ini sejatinya adalah tentang merajut kepercayaan antara pemerintah dan rakyatnya.

Ketika akses transportasi menjadi lebih baik, ekonomi lokal akan berdenyut lebih kencang, dan kesejahteraan bukan lagi sekadar wacana.

Semoga niat baik ini berjalan lancar di lapangan, dan pada akhirnya, masyarakat Buton Utara dapat merasakan kemudahan mobilitas yang selama ini didambakan.

Mari kita kawal bersama proses ini dengan semangat gotong royong, agar setiap jengkal aspal yang terhampar benar-benar membawa berkah bagi kemaslahatan warga.

PUBLISHER: MAS’UD