BaubauBerita Utama

Hj. Sitti Aryati Yusran: Posyandu Kini Jadi Wadah Integrasi Enam Bidang Pelayanan Dasar

568
×

Hj. Sitti Aryati Yusran: Posyandu Kini Jadi Wadah Integrasi Enam Bidang Pelayanan Dasar

Sebarkan artikel ini
Hj. Sitti Aryati Yusran: Posyandu Kini Jadi Wadah Integrasi Enam Bidang Pelayanan Dasar

TEGAS.CO,BAUBAU- Tim Pembina Posyandu Kota Baubau menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor di Aula Bapperida Kota Baubau, Senin (8/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam mendukung transformasi Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat yang lebih terintegrasi.

Rakor dibuka langsung oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Baubau, Hj. Sitti Aryati Yusran, yang menegaskan bahwa Posyandu saat ini telah mengalami perubahan peran yang signifikan. Tidak lagi terbatas pada pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA), Posyandu kini menjadi wadah integrasi pelayanan dasar untuk mendukung pemenuhan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Transformasi ini merupakan langkah besar untuk mendekatkan pelayanan dasar kepada masyarakat. Posyandu tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga mendukung pemenuhan layanan di bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, hingga bidang sosial,” ujar Hj. Sitti Aryati Yusran.

Menurutnya, keberhasilan transformasi Posyandu membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh perangkat daerah. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya menghilangkan ego sektoral demi terbangunnya kolaborasi yang kuat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sebagai Ketua Tim Pembina Posyandu Enam SPM Layanan Dasar Kota Baubau, Hj. Sitti Aryati Yusran menekankan bahwa koordinasi, komunikasi, dan integrasi program harus terus diperkuat agar setiap kegiatan yang dilaksanakan di lapangan dapat saling mendukung dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

“Target kita jelas, yakni menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, lebih mudah diakses, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan kapasitas kelembagaan Posyandu serta peningkatan kompetensi kader sebagai ujung tombak pelayanan di tingkat kelurahan.

Menurutnya, keberadaan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat harus didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dan pemahaman yang memadai.

Dalam implementasinya, Posyandu diharapkan mampu mengoptimalkan empat fungsi utama, yakni sebagai ruang edukasi masyarakat, ruang konsultasi berbagai persoalan sosial dan kesehatan, ruang pelayanan dasar yang berkualitas, serta ruang pemberdayaan masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan.

Menutup arahannya, Hj. Sitti Aryati Yusran berharap Rakor lintas sektor tersebut mampu menghasilkan rekomendasi dan inovasi yang dapat segera diimplementasikan di lapangan, bukan sekadar menjadi agenda rutin tahunan.
Ia menegaskan bahwa evaluasi capaian program dan pemetaan berbagai kendala yang dihadapi Posyandu harus dilakukan secara terukur guna memastikan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

“Tantangan pembangunan saat ini semakin kompleks, mulai dari isu kesehatan, pendidikan, lingkungan hingga ketahanan keluarga. Semua itu membutuhkan pendekatan yang terpadu dengan semangat gotong royong dan kolaborasi dari seluruh pihak,” pungkasnya.

Melalui penguatan peran Posyandu sebagai pusat integrasi enam layanan dasar, Pemerintah Kota Baubau berharap kualitas pelayanan publik semakin meningkat serta mampu mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Laporan: JSR