oleh

Sepaktakraw Jateng Bersama Presidium Penyelamat PSTI Sukses Gelar Munas

Iklan BPD
Pemain Sepaktakraw Jawa tengah
Pemain Sepaktakraw Jawa tengah

TEGAS.CO., JEPARA – Setelah terjadi mosi tidak percaya kepada petahana ketua PB PSTI Asnawi Abdulrachman. 16 pengprov PSTI mengadakan Munas pada tanggal 27 dan 28 Desember 2020 di Jakarta.

Ke-16 pengprov salah satunya adalah pengprov PSTI Jateng tergabung dalam presidium penyelamat Sepak takraw Indonesia mengadakan mosi tidak percaya.

“Kami melakukan mosi tidak percaya. Bahkan, Presidium Peduli Sepak Takraw Indonesia juga meminta kepada KONI Pusat, KOI dan Menpora untuk tidak mengakui hasil Munas jika tidak fair,” ujar ketua harian PSTI Jateng Musthakim. Jumat 1/01/2020.

Dalam surat mosi tidak percaya yang menyebutkan adanya pelanggaran AD/ART yang dipergunakan dalam rangka Munas Tahun 2020 cacat hukum karena belum pernah disahkan dalam Munas tahun 2017 dan Rakernas. Para pengprov melakukan mosi tidak percaya. Bahkan, Presidium Peduli Sepak Takraw Indonesia juga meminta kepada KONI Pusat, KOI dan Menpora untuk tidak mengakui hasil Munas jika tidak fair.

Dalam surat mosi tidak percaya yang menyebutkan adanya pelanggaran AD/ART yang dipergunakan dalam rangka Munas Tahun 2020 cacat hukum karena belum pernah disahkan dalam Munas tahun 2017 dan Rakernas.

Lalu, AD/ART dibuat tahun 2018 berupa draft yang ditanda tangani oleh ketua umum tanggal 25 September 2017, dan menambahkan Pasal 38 sampai 40 tentang syarat calon Ketua Umum belum pernah dibahas dan disahkan.

Lalu, adanya dugaan pelanggaran organisasi (Tata Kerja Organisasi Uraian Tugas dan Wewenang Pengurus PB. PSTI Masa Bakti 2017–2021). Pelanggaran itu seperti dugaan merekayasa periodisasi SK kepengurusan Pengprov Bali untuk kepentingan dukungan pada Munas (Pengprov Bali diubah periode 2016-2020 menjadi 2017-2021).

Serta dugaan tidak melaksanakan agenda-agenda kegiatan nasional yang sesuai dengan amanat putusan Munas (program kerja PB. PSTI).

“Maka kami dari presidium penyelamat Sepak takraw Indonesia menggelar Munas dan memilih Syafrizal Bahtiar sebagai ketua PB PSTI, dan hasil Munas ini diakui oleh ISTAF ( internasional Sepak takraw Ferderation) lewat sekjennya Dato Abdul Halim Bin Kader,” imbuh Musthakim.

Reporter: Edi Sulton
Editor: H5P

Komentar

Iklan Kominfo Sultra