oleh

Pemeriksaan LKPJ 2020, BPK Berikan Draf Temuan

Logo tegas.coDireksi & Redaksi tegas.co mengucapkan Selamat & Sukses Konferensi PERSATUAN WARTAWAN INDONESIA (PW)I Sulawesi Tenggara pada 9 - 11 Juli 2021 “Tingkatkan Profesionalisme Wartawan Di tengah Pandemi Covid19 Menyongsong HPN 2022 di Kendari””
Kepala Inspektorat Kota Baubau, La Ode Abdul Hambali

TEGAS.CO,. BAUBAU – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra), telah melakukan pemeriksaan laporan keuangan Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau secara intensif. Dari hasil tersebut, sejumlah rekomendasi perbaikan disampaikan dalam draf temuan.

Kepala Inspektorat Kota Baubau, La Ode Abdul Hambali mengatakan, laporan keuangan yang diperiksa diantaranya belanja modal, perjalanan dinas dan beberapa laporan penggunaan anggaran Pemkot Baubau.

Sejumlah temuan itu kata Hambali, masih merupakan yang bersifat wajar sehingga hanya perlu mendapatkan tanggapan dari dinas terkait sebagai bentuk perbaikan.

“Kemudian temuan juga dari beberapa pekerjaan fisik yang diduga alami kekurangan volume saat proses pengerjaan atau kelebihan pembayaran. Sehingga BPK minta pihak ketiga sebagai pihak yang bertanggungjawab, mengembalikan kelebihan pembayaran atau memperbaiki kekurangan volume dari pekerjaan mereka,” kata Hambali yang ditemui di ruang kerjanya, Senin (03/05/2021).

Pemeriksaan keuangan itu lanjut Hambali, dilakukan pada periode Januari hingga Februari 2021 lalu. Sejauh ini beberapa dinas yang terdapat temuan tengah memberikan tanggapan guna menyelesaikan masalah temuan tersebut.

“Kalau ada temuan, maka dinas terkait harus memberikan tanggapan yang masuk akal kepada tim pemeriksa. Jika diterima, maka temuan itu dianggap selesai namun jika tidak, maka pihak yang bersangkutan harus memperbaiki temuan itu,” terang Hambali.

“Kita sangat berharap, laporan keuangan Kota Baubau mendapatkan nilai terbaik saat pemeriksaan. Tentunya dengan laporan keuangan yang baik, Pemkot Baubau bisa mendapatkan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI,” tambahnya menutup.

JSR/YA

Komentar