oleh

UMU Buton Resmi Buka Prodi Kewirausahaan

Logo tegas.coDireksi & Redaksi tegas.co mengucapkan Selamat & Sukses Konferensi PERSATUAN WARTAWAN INDONESIA (PW)I Sulawesi Tenggara pada 9 - 11 Juli 2021 “Tingkatkan Profesionalisme Wartawan Di tengah Pandemi Covid19 Menyongsong HPN 2022 di Kendari””
Foto bersama usai penyerahan SK operasional prodi kewirausahaan UMU Buton

TEGAS.CO,. BAUBAU – Universitas Muslim Buton (UMU) Buton menggelar upacara penyerahan SK Operasional Program Studi (Prodi) kewirausahaan, Selasa (04/05/21).

Surat keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nomor.68/E/O/2021 tertanggal 10 Maret Tentang izin pembukaan Prodi Studi Kewirausahaan Program Sarjana diserahkan oleh Prof Dr.Jasrudin,M.Si Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah IX Sulawesi Kepada Ketua Yayasan Pendidikan Indonesia Kepulauan Buton (Yapik Buton ) Drs.H Ibrahim Marsela MM didampingi jajaran.

Ditemui usai penyerahan, Dr. Jasrudin mengungkapkan bahwa UMU Buton merupakan perguruan tinggi baru yang kurang lebih baru dua tahun berdiri, namun telah berhasil mengajukan dan mendapatkan program studi Kewirausahaan yang merupakan program studi Kementerian Pendidikan di Era Revolusi 4.0.

“Dimana setiap orang harus belajar bisnis utamanya di negara berkembang, dikarenakan banyaknya penduduk yang mencari pekerjaan dan tidak mampu menciptakan lapangan pekerjaan”, ungkapnya.

“Sehingga harapan kami dengan adanya program studi ini alumni punya motivasi menjadi pengusaha dan UMU Buton bisa menjadi Kampus Interpreneurship guna mencetak alumni yang mampu mendirikan lapangan pekerjaan”, sambungnya.

Ia berharap alumni UMU Buton mampu menjadi penggerak usaha ekonomi bangsa dan membuka lapangan kerja mampu mempekerjakan orang lain dibandingkan mencari pekerjaan.

Hal senada juga disampaikan Ketua YAPIK Buton H Ibrahim Marsela. Dijelaskannya, Program Studi tersebut berdiri sendiri dan berada di bawah naungan kewirausahaan karena UMU Buton memiliki visi melahirkan alumni yang memiliki kompetitif Interpreneur, mampu bersaing dan siap pakai sebagai pelaku ekonomi.

Ditambahkannya pula, dua persen alumni UMU diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja. Dia juga menyebut bahwa, saat ini UMU memiliki Food court yang di jaga oleh mahasiswa sebagai pengalaman awal yang melakukan aktivitas wirausaha agar berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun manajemen operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya.

“Kewirausahaan adalah program strategis yang menjadi strategi dan motivasi dari UMU. Selain itu alumni UMU juga akan memiliki sertifikat Bahasa Inggris, Kewirausahaan dan Komputer sebagai modal awal untuk bersaing dan mendirikan lapangan kerja”, ucapnya menutup.

JSR/YA

Komentar