DPRD Baubau dan Pemkot Tetapkan APBD P 2021

Iklan Wali Kota

Iklan diskop

DPRD Baubau dan Pemkot Tetapkan APBD P 2021

TEGAS.CO,. BAUBAU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Baubau bersama Pemerintah kota (Pemkot) resmi menetapkan APBD Perubahan kota Baubau Tahun Anggaran 2021 melalui rapat Paripurna yang berlangsung pada Jumat (24/9) malam di gedung Paripurna DPRD Baubau.

Pembacaan laporan hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemkot Baubau terhadap Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Baubau T.A. 2021 oleh Rosni, SE., MH.

v id="M643548ScriptRootC1219523">
Iklan wali kota Kendari

Langkah strategis peningkatan PAD 3 (tiga) bulan kedepan, diantaranya :

Iklan Wali Kota

Peningkatan pendapatan PBB, melalui kerjasama dengan BPN terkait data sertifikat tanah.

Menyusun PERWALI tentang penilaian zona nilai tanah sebagai acuan dan pembanding dalam penetapan nilai BPHTB.

Menyusun surat keputusan walikota tentang perpanjangan jatuh tempoh pembayaran PBB Perkotaan dan pedesaan

Melakukan pendataan ulang terhadap wajib pajak dalam rangka peningkatan pajak daerah.

Melakukan evaluasi pengawasan dan pembinaan terhadap aparatur yang bertugas dibidang penagihan dan retribusi untuk menghindari kebocoran

Setelah mendengar laporan hasil pembahasan Banggar, seluruh fraksi dalam dewan yakni, Fraksi Golkar Nasdem, Fraksi Amanat Kebangkitan Berkarya, Fraksi Gerindra Sejahtera, Fraksi Bintang Perjuangan Pembagunan, dan Fraksi Hanura Perindo menyatakan menerima Raperda tersebut untuk ditetapkan menjadi PERDA Kota Baubau.

Walikota Baubau H. A.S Tamrin MH mengungkapkan, bahwa setelah melewati proses pembahasan sesuai dengan mekanisme yang telah disepakati bersama, akhirnya Raperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Baubau Tahun Anggaran 2021 dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkanlah saya atas nama Pemerintah Kota Baubau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Badan Anggaran, Fraksi-Fraksi dan Komisi-Komisi DPRD Kota Baubau yang telah menjalankan tugasnya menyelesaikan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021″, katanya.

APBD merupakan jembatan dalam rangka upaya untuk mewujudkan visi Pemerintahan Daerah yakni “Terwujudnya Baubau yang Maju, Sejahtera dan Berbudaya”.

Untuk mencapai visi tersebut, kata walikota, akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan periode masa bakti kepala daerah yang menginginkan agar Kota Baubau maju dalam berbagai dimensi pembangunan sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dalam Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Baubau Tahun Anggaran 2021, Pemerintah bertekad untuk mewujudkan pengelolaan keuangan yang lebih sehat, efektif dan berkelanjutan sehingga menjadi dasar kestabilan ekonomi dan mengoptimalisasi alokasi anggaran pada semua sektor pembangunan agar benar-benar efektif serta mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Baubau”, ungkapnya.

Dijelaskannya pula, bahwa kondisi pandemi covid-19 berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, antara lain menurunnya penerimaan pendapatan daerah dan meningkatannya belanja yang di perlukan untuk penanganan covid-19 tersebut.

“Dengan pertimbangan tersebut maka dilakuan penyesuaian baik itu pendapatan maupun belanja daerah. Berkenaan dengan itu dapat di sampaikan gambaran umum mengenai Perubahan Pendapatan Daerah, Belanja Daerah dan Pembiayaan Daerah”, jelasnya.

Pendapatan Daerah yang dianggarkan dalam Perubahan APBD Kota Baubau pada Tahun Anggaran 2021 direncanakan sebesar 840 Milyar 784 juta 051 ribu 800 rupiah, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah sebesar 111 Milyar 775 juta 067 ribu 051 rupiah, Dana Transfer sebesar 699 milyar  590 juta 594 ribu 749 rupiah, dan lain-lain Pendapatan Daerah Yang sah sebesar 29 Milyar 418 juta 390 ribu rupiah.

“Kita ketahui bersama, bahwa proporsi terbesar dari Pendapatan Daerah kita masih berasal dari Dana Transfer. Yang merupakan dana transfer dari pemerintah pusat dan Transfer antar Daerah. Pada Rancangan APBD ini proporsi Dana Transfer sebesar 83,21 persen dari total pendapatan Daerah. Sedangkan Pendapatan Asli Daerah baru memberikan kontribusi sekitar 13,29  persen dan Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah sebesar 3,50 persen”, katanya lagi.

Dalam Perubahan APBD Kota Baubau Tahun Anggaran 2021, pengalokasian belanja untuk penangan covid-19 kurang lebih sebesar Rp88,01 milyar atau 17,18 dari dana transnfer umum DAU dan DBH, belanja tersebut terdiri dari dukungan belanja kesehatan kurang lebih sebesar 52,63 Milyar rupiah, dukungan pemulihan ekonomi kurang lebih sebesar Rp17,96 milyar, dan Perlindungan Sosial kurang lebih sebesar 17,42 Milyar rupiah. Dalam rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2021 belanja  Daerah direncanakan sebesar 1 Triliun 015 Milyar 683 Juta 152 ribu 605 rupiah.

Belanja daerah terdiri atas, belanja operasi, yang terdiri dari, belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja bunga, belanja hibah, dan belanja bantuan sosial.

Belanja Modal, terdiri dari, belanja modal tanah, belanja modal peralatan dan mesin, belanja modal gedung dan bangunan,  belanja modal jalan, jaringan dan irigasi, belanja modal aset tetap lainnya.

Belanja Tidak Terduga serta Pembiayaan.

Pembiayaan Netto dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 sebesar 174 milyar 899 juta 100 ribu 805 rupiah yang merupakan selisih antara penerimaan pembiayaan dengan pengeluaran pembiayaan.

Penerimaan Pembiayaan daerah dianggarkan sebesar 178 milyar 499 juta 100 ribu 805 rupiah yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun Sebelumnya dan dana pinjaman daerah, sedangkan pengeluaran lembiayaan daerah sebesar 3 milyar 600 juta rupiah, yang akan digunakan untuk penyertaan modal pemerintah daerah kepada PDAM Kota Baubau.

“Mencermati pandangan dan kata akhir dari masing-masing Fraksi DPRD Kota Baubau terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kota Baubau Tahun Anggaran 2021, memberikan keyakinan kepada kami betapa tingginya komitmen dari setiap fraksi DPRD dalam melihat perkembangan, kebutuhan dan kemajuan pembangunan yang sedang dan akan kita laksanakan dalam membangun daerah ini”, pungkasnya.

Laporan : JSR

Editor : YUSRIF

Iklan Wali Kota
Iklan Wali Kota