Example floating
Example floating
BeritaBerita UtamaKendariSulawesi Tenggara

Polemik Konfercab PMII Kendari ke-XVI, Ini Tanggapan penyelenggara Konfercab

138
×

Polemik Konfercab PMII Kendari ke-XVI, Ini Tanggapan penyelenggara Konfercab

Sebarkan artikel ini
Polemik Konfercab PMII Kendari ke-XVI, Ini Tanggapan penyelenggara Konfercab
Pamflet konferensi PMII Kota Kendari

TEGAS.CO,. KENDARI – Pembukaan Konferensi Cabang KE-XVI PMII Kota Kendari di laksanakan di Gedung Pola Kantor Gubernur Sultra, Minggu (21/1/2024).

Menanggapi Polemik Konfercab PMII Kota Kendari yang ke-XVI, Badan Pekerja Konfercab (BPK) dan Panitia Pelaksana Konfercab menuturkan penjelasan.

Dalam tahapan kerja-kerja BPK, memutuskan tiga kandidat calon ketua cabang PC PMII Kendari masa khidmat 2024-2025.

Saat ditemui media, ketua BPK, Sawal menuturkan bahwa tiga calon ketua cabang PC PMII Kendari masa hikmad 2024-2025 tersebut menetapkan Sahabat Ikbal, Sahabat Faisal Amien dan Sahabat Pusnawir.

Sementara untuk menjadi suara penuh pada saat konfercab tersebut, BPK menetapkan lima belas (15) suara penuh untuk memilih Ketua Cabang PMII Kendari Masa khidmat 2024-2025.

“Berdasarkan pleno yang kami sudah lakukan, kami penetapan 15 suara penuh.” Jelasnya.

Lanjutnya, bahwa 15 suara penuh tersebut terdiri dari tiga pengurus komisariat dan dua belas suara pengurus rayon yang ada di lingkup cabang PMII Kota Kendari.

“Diantaranya pengurus komisariat Universitas Halu Oleo, Komisariat IAIN Kendari, komisariat Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara, sedangkan Pengurus Rayon hukum, Rayon MIPA, Rayon FKIP, Rayon Fisip, Rayon FIB, Rayon FEB, Rayon Pertanian, Rayon Perikanan, Rayon Syariah, Rayon Fuad, Rayon Fatik, dan Rayon FEBI, Jadi semuanya 15 suara penuh,” lanjutnya.

Setelah seluruh rangkaian tahapan penjaringan Calon ketua cabang PMII Kendari masa khidmat 2024-2025 sudah selesai, maka selanjutnya BPK dan kepanitiaan melangsungkan pembukaan.

Setelah pembukaan dilaksanakan, Forum persidangan konfercab ke-XVI PC PMII Kendari di mulai pada Kamis (25/1/2024), bertempat di Sekretariat Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama atau PWNU.

Forum di buka langsung oleh Ketua cabang PMII Kota Kendari masa hikmad 2022-2023 Muhammad Alamsyah yang bertindak sebagai steering Commiitte (SC) pada pelaksanaan konfercab tersebut.

Setelah forum persidangan konfercab di buka, persidangan sempat di pending oleh SC, atas situasi dan kondisi.

Hal tersebut disampaikan Ketua panitia kegiatan konfercab PMII Kendari ke-XVI, Argogon Witjaksono saat dikonfirmasi.

“Setelah di buka oleh Steering Commiitte, forum dipending karena kesepakatan kami sebagai penyelenggara, karena pada saat itu sudah malam, ini untuk menjaga keamanan gedung,” Ucap Argogon.

Sambung Argogon, forum persidangan konfercab dimulai kembali, pada Kamis (1/2/2024) dengan pembahasan tata tertib konfercab, pemilihan presidium sidang tetap dan pembahasan LPJ Ketua cabang sebelum nya.

Kata Argogon, sidang komisi-komisi pada konfercab kali ini tidak menjadi pembahasan.

“Sidang komisi tidak menjadi pembahasan, karena kesepakatan forum sidang komisi bisa dibahas di rapat kerja Ketua cabang yang terpilih.” Ujarnya.

Saat itu forum persidangan tidak bisa di lanjutkan gegara ketua presidium sidang sedang tidak berada di tempat.

Dikonfirmasi, ketua presidium sidang Yoris, menuturkan tidak bisa hadir pada saat itu Karena kondisi sudah malam.

“Saya tidak hadir pada saat itu, karena setahu saya forum tidak bisa di lanjutkan karena sudah malam.” Gagas Yoris.

Forum sidang Konfercab di mulai kembali pada esok harinya, Jumat (2/2/2024) dengan agenda pleno empat yakni pemilihan Ketua Cabang.

Yakni dihadiri langsung oleh Ketua Mabincap PC PMII Kendari dan Pengurus Kordinator Cabang Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pada saat hendak akan dilakukan pemilihan, forum persidangan konfercab sempat terhambat.

“Saat mau pemilihan, pendukung salah satu kandidat membuat forum persidangan konfercab kacau, tidak lama kemudian ada sekelompok orang yang mengatasnamakan masyarakat sekitar dengan membawa senjata tajam, yang membuat forum tidak bisa di lanjutkan.” Tandas Gogon.

Atas kejadian itu, Alamsyah bertindak sebagai steering berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan kondisi konfercab bisa di lanjutkan.

Setelah pihak kepolisian tiba di arena Konfercab, pleno pemilihan kembali di lanjutkan yang dipimpin langsung oleh Mabincap PMII Kendari dan Perwakilan PKC PMII Sultra.

Sidang pemilihan kembali di lanjutkan, saat itu yang memimpin persidangan Pleno pemilihan tidak bisa hadir, persidangan pemilihan tetap dilanjutkan karena forum tidak di pending oleh Ketua presidium sebelumnya.

Presidium sidang tidak di pending oleh ketua PKC, Karena saat forum sudah kacau Ketua presidium sidang melerai.

“Memang sempat terucap kata pending dari Ketua PKC sebagai Ketua presidium yang memimpin Pleno pemilihan, namun hanya sebatas lisan tidak ada ketukan palu.

“Pleno pemilihan kembali dilanjutkan, karena kondisi forum untuk suara penuh di nilai memenuhi syarat.” Tuturnya.

Jelasnya, dari 15 suara penuh yang ada, hadir di forum pada saat itu 8 suara penuh jadi syarat forum persidangan konfercab untuk korum terpenuhi.

“Sebelum Pleno pemilihan, saya juga sudah informasikan di grup bahwa keadaan forum sudah kondusif, namun salah satu figur tidak hadir, setelah saya koordinasi dengan BPK kami sepakat, Pleno pemilihan akan dilanjutkan,” tegasnya.

Pada saat pemilihan, Ketua cabang PC PMII yang terpilih yaitu sahabat pusnawir dengan suara keterpilihan delapan suara penuh.

Akan tetapi, salah satu kandidat calon Ketua cabang kembali menggelar konfercab, pada Sabtu (3/2/2024).

Di konfirmasi terpisah atas hal tersebut, ketua BPK, sawal dan Ketua Panitia kegiatan, Argogon Wijaksono di luar sepengetahuan mereka.

Mereka beranggapan bahwa konfercab yang di lakukan oleh salah satu figur tersebut, diluar pengetahuan mereka sebagai penyelenggara teknis Konfercab.

Sawal maupun Argogon dikonfirmasi terpisah menuturkan pendapat yang sama, bahwa konfercab sudah selesai pada Kamis (2/2/2024) dengan Ketua cabang terpilih sahabat Pusnawir untuk memimpin pcy PMII Kendari masa khidmat 2024-2025.

Mereka juga menilai pemilihan tersebut tidak memenuhi syarat untuk dilakukan pleno pemilihan sebagai mana di atur dalam konstitusi PMII.

“Pertama untuk suara penuh tidak Korum dan tidak ada unsur Majelis Pembina cabang (Mabincab) PC PMII Kendari dalam Konfercab yang mereka laksanakan. Suara penuh saat merek pemilihan hanya tujuh suara, jelas itu tidak Korum ditambah tidak ada unsur Mabincab dalam pemilihan tersebut.” Jelas mereka.

 

Laporan : Musafar Ukba

Publisher : Dion Pramono

Terima kasih

error: Jangan copy kerjamu bos