Kinerja Polisi Lambat Ungkap Lakalantas di Kendari

Kinerja Polisi Lambat Ungkap Lakalantas di Kendari
La Ismeid

KENDARI – Lambatnya Kinerja Polresta Kendari dalam mengungkap kecelakaan lalu lintas di perempatan Kampus Universitas Halu Oleo (UHO) pada Senin (24/6/2024) lalu, membuat beram banyak pihak, utamanya keluarga korban.

Pasalnya, Kepolisian dinilai tertutup dalam mengungkap kasus lakalantas ini, mungkin karena kendaraan jenis truk besar ini milik salah satu perusahaan besar di Kendari.

Iklan Antam HBA

Selain itu, kasus ini mengungkap masalah baru adanya kendaraan seperti truk ini tidak memiliki pelat nomor di Kendari.

Kasus lakalantas ini cukup menyedihkan bagi keluarga korban. Duka mendalam dialami karena kehilangan orang tercinta.

Sementara polisi masih berdalih belum mengetahui identitas pemilik kendaraan truk besar yang merenggut nyawa pengendara motor. Tensi kesedihan pihak keluarga makin meningkat akibat lambatnya kinerja polisi.

Perwakilan keluarga korban La Ismeid berharap kepada polisi untuk mengusut tuntas secara terbuka pemilik truk besar tersebut.

La Ismeid berkata, untuk mendalami kasus ini, Penyidik Polres telah melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap sopir truk besar.

“Kami percaya dan meyakini, bahwa penyidik Polresta Kendari akan bekerja secara profesional, terbuka dan transparan dalam mendalami dan menangani kasus tersebut, sebab pihak korban sangat menunggu hasil dari BAP Penyidik terhadap pelaku, siapa pemilik kendaraan,” hatur La Ismeid, Kamis (27/6/2024) kepada redaksi tegas.co dalam rilisnya.

La Ismeid menambahkan, kepergian kakak iparnya merupakan duka mendalam bagi keluarga tercinta, olehnya itu, dirinyapun mempertanyakan kinerja polisi.

“Kami hanya ingin keadilan untuk keluarga kami. Kenapa hingga saat ini 4 hari kami belum mendapatkan informasi yang jelas mengenai identitas mobil atau pemilik truk serta dari perusahaan mana yang menabrak keluarga kami ini, soalnya ini mobil tidak ada nomor polisinya,” ujarnya.

Lanjut ismeid bilang, untuk memastikan siapa pemiliknya mobil truk tersebut cukup mudah bagi polisi. Mengecek nomor rangka mesin, “Kemudian setiap kendaran pasti ada surat-suratnya memiliki STNK dan BPKB.” Terangnya.

Ia berharap kepada pihak polisi bisa bekerja secara profesional dan segera mengungkap identitas pemilik mobil truk tersebut.

“Ironisnya lagi, pemilik mobil truk itu, hingga saat ini tidak ada etikad baik untuk menemui korban. Benar-benar menghilangkan jejak dan tidak bertanggungjawab,” kesal La Ismeid.

Kecelakaan tersebut terjadi pada Senin (24/6/2024) pagi. Korban diketahui berinisial K (41) sedang melintas di perempatan dari arah Pasar Baru menuju Anduonohu menggunakan sepeda motor bersamaan dengan mobil truk tersebut.

Namun saat dipertengahan truk besar yang melaju dengan kecepatan tinggi menabrak motor yang dikendarai K hingga melindasnya, sehingga menyebabkan luka parah yang berujung pada kematian.

Lanjut LaIsmeid, dikonfirmasi, Kanit Gakkum Sat Lantas Polresta Kendari, Iptu Zainal mengatakan, terkait identitas mobil truk ini pihaknya belum mengetahui. Sebab saat ini masih fokus ke delik pidananya.

“Identitas kendaraannya kita belum tau pasti karena kita fokus di deliknya dulu. Delik hukum tindak pidananya,” ujarnya.

Tetapi sejauh ini pihaknya masih melakukan konfirmasi untuk mengetahui identitas mobil truk tersebut.

Mengingat kejadian itu baru beberapa hari, sehingga membutuhkan waktu untuk memastikan dari perusahaan mana mobil truk ini berasal.

“Untuk status kendaraan perusahaan masih kita konfirmasi, soal identitas dan semuanya itu kita masih dalami, belum bisa kita pastikan karena kejadiannya ini baru beberapa hari. Jadi yang kita kejar proses penyidikannya,” ungkapnya.

REDAKSI

Baca juga

Gelar Halal bi halal, Hamiruddin Minta Dukungan Maju Pilkada 2024

Ajang Silaturahmi, Pemdes Bahobubu Laksanakan Olahraga Voli Putri

Pembangunan Gerbang Perbatasan Koltim-Konawe Masuk Tahap Lelang

Jajaran KPU Sultra Salurkan Bantuan Korban Banjir

Biddokkes Polda Sultra Gelar Cek Kesehatan Gratis di Gunung Jati

Komentar