Berita UtamaSulawesi TenggaraSultra

Kominfo Butuh 20 Milyar Rupiah untuk Mengakomodir Semua Media di Sultra

456
×

Kominfo Butuh 20 Milyar Rupiah untuk Mengakomodir Semua Media di Sultra

Sebarkan artikel ini
Kominfo Butuh 20 Milyar Rupiah untuk Mengakomodir Semua Media di Sultra
Kominfo Butuh 20 Milyar Rupiah untuk Mengakomodir Semua Media di Sultra

KENDARI., TEGAS.CO – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Dr. Ridwan Badallah menjelaskan alokasi anggaran untuk kerjasama dengan media massa dalam rapat bersama Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sultra.

Ridwan Badallah menyampaikan butuh Rp20 milyar untuk mengakomodir 200 media se Sultra.

Ridwan Badallah mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran menjadi alasan utama tidak semua media di Sulawesi Tenggara dapat terdistribusi dana kerjasama.

“Jumlah media massa di Sulawesi Tenggara saat ini mencapai 200, dan angka ini terus bertambah setiap tahunnya. Jika setiap media diberikan alokasi dana sebesar Rp 100 juta, maka dibutuhkan anggaran hingga Rp 20 miliar. Dengan anggaran yang ada saat ini, tentu sangat tidak mencukupi,” jelasnya.

Diungkapkan pada tahun anggaran 2024 mengajukan anggaran sekitar Rp 3 miliar, namun cuma sebesar Rp 2,785 miliar yang berasal dari APBD Murni sebesar Rp 975 juta dan APBD Perubahan sebesar Rp 1,810 miliar.

Tonton videonya๐Ÿ‘‡

Lebih lanjut, Kepala Dinas Kominfo Sultra memaparkan kriteria pemilihan media yang diajak bekerjasama.

“Kami memprioritaskan media-media yang selama ini memberikan pemberitaan yang positif terhadap pemerintah, baik eksekutif, legislatif, maupun lembaga-lembaga lainnya. Kami melakukan pemantauan dan menjalin kerjasama dengan media yang memberikan opini positif,” ujarnya.

Meskipun demikian, ia menambahkan bahwa kritik yang rasional dari media tetap diterima.

Namun, media yang kerap menyajikan berita tanpa perimbangan atau cenderung tidak konfirmasi, menjadi pertimbangan untuk tidak diajak bekerjasama.

Terkait akuntabilitas dan transparansi penggunaan anggaran, Kepala Dinas Kominfo Sultra menjelaskan bahwa pihaknya telah menggunakan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP).

“Tahun lalu kami masih dalam tahap uji coba penggunaan e-katalog, namun Insya Allah tahun ini kita sudah akan menggunakan e-katalog secara penuh,” katanya.

Menanggapi pertanyaan dari anggota Pansus mengenai jumlah media yang telah menerima bantuan, Kepala Dinas Kominfo Sultra menyampaikan bahwa pada tahun sebelumnya, kurang lebih 50 media telah diberikan bantuan dengan besaran yang bervariasi.

Namun, ia tidak dapat merinci secara teknis besaran dana yang diterima masing-masing media.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kominfo Sultra juga menanggapi isu terkait pemberitaan hoax yang melibatkan namanya.

Ia menyatakan bahwa dirinya sebagai pembina media memilih untuk tidak menanggapi isu tersebut secara berlebihan untuk menghindari potensi permasalahan hukum.

Dirinya menepis isu pencatutan nama organisasi media dan jurnalis/wartawan, mengingat posisinya sebagai Kepala Dinas Kominfo.

” Kalau nama Kadis Kominfo yang dicatut itu benar, tapi, sudahlah,” jelasnya.

Sebelumnya, anggota pansus DPRD Sultra yang juga ketua Komisi, Hj. Suleha Sanusi mempertanyakan jumlah media massa di Sulawesi Tenggara pada Kamis 16 April 2025.

PUBLISHER: MAS’UD