Berita UtamaSulawesi Tenggara

Gubernur Sultra: Perempuan Tangguh, Sultra Maju

452
×

Gubernur Sultra: Perempuan Tangguh, Sultra Maju

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, saat memimpin apel gabungan dalam rangka Hari Kartini 2025 di halaman Kantor Gubernur Sultra, Senin (21/4/2025). Dok. Diskominfo Sultra

TEGAS.CO., SULAWESI TENGGARA – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, memimpin apel gabungan dalam rangka peringatan Hari Kartini 2025, Senin (21/4/2025).

Kegiatan ini digelar di halaman Kantor Gubernur Sultra dan diikuti ratusan ASN serta PPPK yang mengenakan busana adat dan kebaya Kartini.

Apel ini mengusung tema nasional Mewujudkan ASTA CITA dengan Menghadirkan 1.000 Profesi Perempuan dan Gen Z.

Lebih dari sekadar upacara, kegiatan ini menjadi simbol komitmen daerah dalam mendorong peran perempuan lintas generasi menuju Sultra yang inklusif dan berkemajuan.

Dalam sambutannya, gubernur membacakan pesan dari Menteri PPPA RI, Arifah Fauzi, yang menekankan pentingnya meneruskan perjuangan Kartini dalam menghadapi tantangan zama, mulai dari kesenjangan pendidikan, ketimpangan pekerjaan, hingga keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan publik.

“Tak ada kata terlalu muda atau terlalu tua untuk menyalakan semangat Kartini. Tak ada peran yang terlalu kecil untuk menciptakan perubahan,” kutip Gubernur.

Andi Sumangerukka juga menyampaikan kekagumannya terhadap antusiasme peserta, khususnya para perempuan yang telah bersiap sejak subuh demi tampil maksimal dalam apel tersebut.

“Saya cukup tersentuh. Ini bukan sekadar mengenakan pakaian adat, ini penghormatan yang lahir dari ketulusan dan semangat Kartini masa kini,” ungkapnya.

Gubernur menegaskan, kemajuan Sultra tidak bisa dilepaskan dari kontribusi aktif perempuan. Perempuan bukan pelengkap pembangunan, tapi aktor utama perubahan.

Momentum Hari Kartini bukan hanya seremonial tahunan, melainkan momen reflektif sekaligus panggilan untuk membuka ruang lebih luas bagi perempuan di berbagai sektor.

Di tengah tantangan pembangunan, perempuan Sultra dituntut tidak hanya hadir sebagai penggembira, tetapi sebagai penggerak. Pemerintah daerah diharapkan lebih progresif dalam menghadirkan kebijakan yang memberi ruang tumbuh, berdaya, dan memimpin bagi perempuan serta generasi muda.

Hanya dengan perempuan yang kuat, setara, dan berdaya saing, Sulawesi Tenggara bisa melaju cepat menuju daerah yang adil, inklusif, dan siap menyambut Indonesia Emas 2045