
TEGAS. CO, BAUBAU— Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Baubau menggelar Seminar Awal Master Plan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir bertajuk Blue Citizen, sebagai langkah strategis dalam penguatan peran serta masyarakat pesisir dalam pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Baubau, Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, yang turut memberikan pandangan sekaligus arahan strategis terkait pentingnya program ini dalam mendukung ketahanan sosial-ekonomi masyarakat pesisir di era perubahan iklim dan dinamika global kelautan. Jum’at (11/7/25)
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa masyarakat pesisir memiliki peran vital dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, pendekatan Blue Economy yang menekankan pada keberlanjutan sumber daya laut dan pesisir harus menjadi arah kebijakan jangka panjang.
“Melalui Master Plan Blue Citizen, kita ingin memastikan bahwa masyarakat pesisir tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek utama dalam proses transformasi daerah pesisir yang tangguh, mandiri, dan lestari,” ujar Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu.
Ia menekankan bahwa dokumen yang disusun harus sebagai dokumen yang menjadi pedoman untuk memberi manfaat dan mendapatkan manfaat potensi Maritim yang kita miliki tidak sebatas tercatat sebagai pahlawan devisa daerah.
Menurutnya. Potensi Kelautan kita butuh penguatan baik dalam bentuk bahan baku hingga produksi yang akan diwujudkan Pemerintah Daerah melalui persiapan anggaran maupun menghadirkan investor dalam pengelolaan yang berbasis berkelanjutan dan memberikan kemajuan bagi masyarakat.
Seminar ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan OPD teknis, akademisi, LSM, tokoh masyarakat pesisir, hingga mitra pembangunan, yang bersama-sama berdiskusi dan memberikan masukan terhadap draft awal perencanaan jangka panjang program ini.
Sekretaris Bappeda Kota Baubau Sabruddin.S.T, M. Eng menambahkan, dalam laporannya sebanyak 1.500 orang terdaftar sebagai masyarakat pesisir.
Dengan permasalahan belum tersedia nya. Dokumen pemberdayaan masyarakat pesisir menyebabkan, akses terbatas terhadap pendidikan, layanan kesehatan dan infrastruktur dasar teknologi.
Sehingga penyusunan Master Plan Blue Citizen menjadi landasan penting dalam merancang program-program pemberdayaan masyarakat pesisir yang terintegrasi, berbasis data, dan berorientasi pada keberlanjutan.
“Diharapkan, melalui seminar awal ini, seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan kontribusi aktif untuk menyempurnakan rencana aksi yang tepat sasaran, inklusif, dan mampu menjawab tantangan aktual di wilayah pesisir Kota Baubau,” pungkasnya
Penulis: JSR