Berita UtamaKonawe Kepulauan

Ketua Janusa: Jangan Ada Peyimpangan Pembagunan Lab Kesmas

1358
×

Ketua Janusa: Jangan Ada Peyimpangan Pembagunan Lab Kesmas

Sebarkan artikel ini
Ketua JANUSA (Pani Arpandi). foto istimewa

TEGAS.CO,. KONAWE KEPULAUAN – Ketua Jaringan Aktivis Anoa Nusantara (janusa) geram terhadap proyek pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat yang sampai hari ini belum juga difungsikan sebagai mana mestinya, sehingga pihak Janusa akan melaporkan dugaan ketimpangan terhadap Proyek pembangunan Lebkesmas.

Proyek yang dikerjakan oleh CV. Britania Raya Construction ini menghabiskan anggaran sebesar Rp11,2 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2024 yang hingga saat ini Bagunan Lebkesmas belum juga dipungsikan.

“Berdasarkan hal tersebut, kami menduga adanya indikasi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran didalam proyek pembangunan Lebkesmas yang menggunakan dana alokasi khusus (DAK) ini”. Ungkap Ketua JANUSA Pani Arpandi, S.H pada awak media Selasa (12/8).

Lebih lanjutnya, Pani Arpandi mengatakan Berdasarkan kontrak Nomor: 08/SP/PPK-DINKES/VII/2024, Pembangunan yang harus di selesaikan dalam Enam Bulan atau 180 hari kerja, dengan target penyelesaian pada 28 Desember 2024.

“Tetapi hingga saat ini Proyek pembangunan Lebkesmas belum di pungsikan hingga Sekarang sudah menyebrang pada Agustus 2025, artinya bahwa dalam kontrak kerja yang telah ditetapkan sudah hampir setahun berlalu. Tidak ada pernyataan resmi dari pihak penanggung jawab pembagunan Lebkesmas apa peyebap hingga hal ini belum berjalan,” ungkapnya

Tentunya dalam pembangunan infrastruktur kesehatan masyarakat sangatlah pundamental selain dari prosesnya juga harus merujuk pada pemanfaatannya, namun sangat disayangkan apa yang terjadi dengan LabKesmas tersebut semua terlihat bagaikan gedung tidak berguna.

“Ini anggaran adalah uang dari rakyat, jadi semua harus di manfaatkan untuk rakyat tampa harus di tunda-tunda seperti ini,” katanya

Adanya dugaan ketimpangan LabKesmas ini, tentu sebagai putra daerah saya merasa geram sehingga lembaga JANUSA akan mengadukan kepada KPK untuk segera di audit anggaran serta dievaluasi pembangunannya.

“Dengan kehadiran KPK Di Kabupaten Konawe Kepulauan beberapa hari yang lalu tentu KPK memiliki agenda, namun kami akan memberikan tambahan agenda, tambahan KPK untuk turun dalam kasus tersebut,” ujarnya

Laporan : Arkam Asrulgazali