Berita UtamaKendari

Meski Diguyur Hujan Upacara Penurunan Bendera HUT ke-80 RI di Kendari Berlangsung Khidmat

864
×

Meski Diguyur Hujan Upacara Penurunan Bendera HUT ke-80 RI di Kendari Berlangsung Khidmat

Sebarkan artikel ini
Kendari Berhujan, Merah Putih Tetap Berkibar dengan Khidmat
Kendari Berhujan, Merah Putih Tetap Berkibar dengan Khidmat

KENDARI, TEGAS.CO – Di bawah langit Kendari yang menitikkan air mata bahagia, upacara penurunan Bendera Merah Putih sebagai penutup rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia berlangsung dengan khidmat. Lapangan Upacara Kota Kendari menjadi saksi bisu semangat yang tak lekang oleh waktu, Sabtu (17/8/2025).

Srikandi Kota Kendari, Walikota Siska Karina Imran, dengan anggun memimpin upacara sebagai inspektur. Sementara itu, bahtera komando upacara dipercayakan kepada Kapten Laut Abdul Rahmad, sang nahkoda dari Satuan Markas Lanal Kendari.

Tampuk pimpinan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) berada di tangan Letda Laut Dwi Heriyanto, A.md, seorang perwira muda nan gagah dari jajaran Komandan Kapal Angkatan Laut.

Fadlil Suparman, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Kendari, dengan sigap mengemban amanah sebagai perwira upacara.

Sang Merah Putih diturunkan dengan gemulai oleh 43 putra-putri terbaik Kota Kendari yang tergabung dalam Paskibraka.

Gerak langkah mereka teratur, penuh dedikasi, seolah menyatu dengan irama jantung Ibu Pertiwi. Bendera kebanggaan berhasil diturunkan dengan sempurna, diiringi khidmat penghormatan dari seluruh hadirin yang teguh berdiri di bawah guyuran hujan.

Hujan yang membasahi Kota Kendari seolah menjadi berkah tersendiri, tak sedikit pun meruntuhkan semangat juang para peserta upacara.

Semangat kemerdekaan tetap membara, tercermin dari ketertiban dan kesakralan upacara. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dan pemerintah menambah semarak perayaan kemerdekaan ini.

Usai upacara, Walikota Kendari bersama Wakil Wali Kota dan seluruh peserta upacara larut dalam kegembiraan.

Lagu-lagu daerah menggema, tarian persahabatan mengikat kebersamaan di tengah lapangan. Momen ini menjadi simbol persatuan dan semangat gotong royong dalam mengisi kemerdekaan.

PUBLISHER: MAS’UD