
KENDARI, TEGAS.CO – Langit Kendari pada Selasa, 19 Agustus 2025, berselimutkan aura kebahagiaan dan harapan. Anak-anak dari berbagai penjuru Sulawesi Tenggara berkumpul di Claro Hotel Kendari untuk merayakan puncak Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Provinsi 2025.
Acara yang mengusung tema “ANAK HEBAT, INDONESIA KUAT, MENUJU INDONESIA EMAS 2045” ini menjadi panggung bagi masa depan bangsa.
Sebuah Momentum Bersejarah
Peringatan Hari Anak Nasional ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah manifestasi kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap perlindungan dan tumbuh kembang anak secara optimal.
Acara ini bertujuan mendorong keluarga untuk menjadi benteng pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak, sehingga lahirlah generasi penerus yang sehat, cerdas, ceria, berakhlak mulia, dan cinta tanah air.
Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Dra. Hj. Zanuriah, M.Si., sekaligus Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak (DP3A) provinsi Sultra menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian acara yang telah berlangsung di Jakarta pada Juli 2025.
Zanuriah melaporkan bahwa acara ini diikuti oleh 150 anak dari jenjang TK hingga SLTA se-Kota Kendari, serta Forum Anak Daerah dari 17 kabupaten/kota.
Pesan Penuh Kasih dari Sang Gubernur
Kehadiran dan sambutan hangat dari Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, S.E., M.M., yang diwakili oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Asrun Lio menjadi puncak kemeriahan acara. Dengan penuh cinta, ia menyampaikan pesan-pesan yang menginspirasi.
Gubernur menekankan bahwa tema HAN tahun ini, “ANAK HEBAT, INDONESIA KUAT, MENUJU INDONESIA EMAS 2045,” bukanlah sekadar slogan, melainkan refleksi peran besar anak-anak sebagai pemimpin masa depan.
“Anak-anak adalah tunas bangsa dan aset strategis yang harus dilindungi dan diberdayakan,” tutur Gubernur. Ia juga berpesan kepada seluruh anak di Sulawesi Tenggara untuk terus belajar, rajin beribadah dan berolahraga, serta senantiasa menghormati orang tua dan guru.
Secara khusus, gubernur mengingatkan anak-anak praremaja dan remaja untuk menjauhi narkoba dan kegiatan menyimpang lainnya.
Menuju Provinsi Layak Anak
Gubernur Sulawesi Tenggara turut memuji enam kabupaten/kota yang telah meraih predikat Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA): Kota Kendari, Kabupaten Kolaka, Kabupaten Kolaka Utara, Kabupaten Konawe Utara, Kabupaten Buton, dan Kota Baubau. Ia berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi kabupaten/kota lainnya untuk meraih predikat serupa, demi mewujudkan Sulawesi Tenggara sebagai Provinsi Layak Anak (Provila) dan Indonesia Layak Anak (IDOLA) 2030.
Peringatan Hari Anak Nasional di Sulawesi Tenggara tahun ini telah meninggalkan jejak kebaikan dan optimisme. Dengan sinergi antara pemerintah, keluarga, dan seluruh lapisan masyarakat, anak-anak Sulawesi Tenggara akan tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berkarakter, dan siap mengukir sejarah gemilang di masa depan.
PUBLISHER: MAS’UD