
KENDARI., TEGAS.CO – Angin segar bertiup di kancah politik Sulawesi Tenggara. Pada Rabu, 20 Agustus 2025, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sultra memasuki lembaran baru kepemimpinan yang ditandai dengan terpilihnya Fajar Ishak Dg Jaya secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) periode 2025-2030.
Musyawarah Daerah (Musda) IV ini tak hanya menjadi forum demokrasi, melainkan juga panggung bagi sebuah pergerakan baru.
Proses yang berlangsung dengan penuh kedewasaan ini bahkan menarik perhatian Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka.
Dalam amatan gubernur, proses Musda Hanura Sultra mencerminkan kematangan berpolitik, sebuah fondasi kokoh untuk merajut kekuatan yang solid.
Usai resmi dikukuhkan, langkah pertama yang akan diambil Fajar Ishak Dg Jaya adalah menggelar konsolidasi internal secara menyeluruh.
Ini bukanlah sekadar agenda, melainkan sebuah janji untuk menyatukan kembali serpihan-serpihan kekuatan.
“Memang betul ini menjadi tantangan serius bagi kami. Oleh karena itu, hal pertama yang akan kami lakukan adalah konsolidasi internal, merangkul kekuatan lama dan menggabungkan dengan kekuatan baru,” tegas Fajar Ishak.
Refleksi dan Strategi Menuju Kebangkitan
Perolehan 16 kursi pada Pemilu 2024, yang menurun dari 21 kursi di pemilu sebelumnya, menjadi cambuk evaluasi yang tajam.
Fajar tidak menampik bahwa hasil ini adalah bahan bakar untuk bangkit. Ia meyakini, “Kami sebenarnya tidak kekurangan kader, hanya saja banyak yang belum diaktifkan.”
Maka, tema besar kepemimpinannya adalah mengaktifkan kembali setiap potensi yang ada agar Hanura siap menghadapi Pemilu 2029 dan Pilkada 2031 dengan kekuatan penuh.
Strategi jitu pun dirajut. Penguatan struktur partai akan merayap hingga ke tingkat ranting, disusul dengan musyawarah cabang di 17 kabupaten/kota.
Fajar bertekad mengejar ketertinggalan dengan kerja keras dan langkah terukur, membentuk kepengurusan yang solid hingga ke setiap kecamatan, kelurahan, dan desa.
Hanura Sultra tidak hanya mengincar kursi legislatif, tetapi juga telah menyiapkan kader-kader terbaik untuk bertarung di Pilkada mendatang.
Beberapa daerah, seperti Buton Selatan dan Kota Baubau, telah menyimpan nama-nama potensial yang siap diusung.

“Kami terbuka kepada siapapun yang ingin bergabung sepanjang memiliki visi dan misi yang sama. Hanura hadir untuk rakyat dengan hati nurani,” pungkas Fajar, menegaskan prinsip inklusivitas partainya yang selalu mengutamakan nurani rakyat.
Di bawah nahkoda baru, Fajar Ishak Dg Jaya, Hanura Sultra kini bersiap mengukir babak baru.
Dengan semangat konsolidasi dan kerja keras, mereka bertekad kembali menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan, merajut asa demi kebangkitan partai di bumi Sulawesi Tenggara.
PUBLISHER: MAS’UD