Berita UtamaKendari

Wali Kota Kendari Dorong UMKM Tembus Ritel Modern

280
×

Wali Kota Kendari Dorong UMKM Tembus Ritel Modern

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Kendari, dr. Siska Karina Imran, bersama pejabat dan perwakilan ritel modern dalam kegiatan kemitraan produk UMKM di Kendari, Rabu (3/9/2025). Dok. Foto Istimewa

TEGAS.CO., KENDARI – Wali Kota Kendari, dr. Siska Karina Imran, menegaskan komitmennya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) naik kelas dan mampu bersaing di pasar modern. Hal ini disampaikannya dalam Pelatihan Kewirausahaan Mandiri UMKM di Aula Mepokoaso, Balai Kota Kendari, Rabu (3/9/2025).

Menurutnya, UMKM menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Lebih dari 90 persen pengusaha di Kendari berasal dari sektor ini, dengan jumlah tercatat hampir 30 ribu unit usaha.

“Kalau UMKM berkembang, maka Kota Kendari akan semakin maju dan harum namanya,” tegasnya.

Ia mengakui, tantangan terbesar yang masih dihadapi pelaku UMKM adalah pemasaran, standarisasi produk, dan akses ke jaringan distribusi modern.

Karena itu, Pemkot Kendari menjalin kemitraan dengan Indomaret agar produk lokal, mulai dari kue kering, keripik, minuman tradisional, hingga pangan olahan, bisa dipasarkan di seluruh gerai ritel tersebut.

Dalam kesempatan itu, Siska menekankan tiga hal penting bagi UMKM: peningkatan kualitas dan keamanan produk sesuai standar BPOM, pemanfaatan teknologi digital untuk promosi dan penjualan, serta pembangunan kemitraan berkelanjutan dengan pemerintah maupun swasta.

Ke depan, pemerintah diharapkan dapat menyiapkan pusat inkubasi UMKM sebagai ruang pembinaan terpadu. Dengan adanya pusat ini, pelaku usaha bisa mendapatkan pendampingan berkelanjutan, mulai dari pengolahan produk, manajemen usaha, hingga strategi pemasaran yang tepat sasaran.

Selain itu, akses permodalan juga menjadi kebutuhan mendesak yang perlu mendapat perhatian serius. Banyak pelaku UMKM yang masih mengandalkan modal pribadi sehingga keberlanjutan usahanya rentan terhenti. Skema pembiayaan yang lebih mudah, murah, dan ramah pelaku usaha kecil diharapkan bisa segera direalisasikan.

Tidak kalah penting, ekosistem digital UMKM Kendari perlu dibangun agar produk lokal mampu bersaing di era modern. Pemanfaatan platform daring untuk promosi, distribusi, dan transaksi akan membuka peluang lebih luas, bahkan menembus pasar nasional hingga internasional.

Kemitraan dengan ritel modern seperti Indomaret juga sebaiknya dipastikan berjalan secara adil dan berkelanjutan. Bukan sekadar formalitas, melainkan kolaborasi nyata yang memberi ruang tumbuh bagi UMKM lokal agar semakin berdaya saing dan benar-benar menjadi wajah ekonomi kerakyatan Kota Kendari.