Berita UtamaKendariSultra

Warga Kendari Serbu Gerakan Pangan Murah, Kendalikan Inflasi di Sultra

456
×

Warga Kendari Serbu Gerakan Pangan Murah, Kendalikan Inflasi di Sultra

Sebarkan artikel ini
Warga Kendari Serbu Gerakan Pangan Murah, Kendalikan Inflasi di Sultra
Warga Kendari Serbu Gerakan Pangan Murah, Kendalikan Inflasi di Sultra

KENDARI, TEGAS.CO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Pemerintah Kota Kendari sukses menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di delapan kabupaten/kota pada Jumat, 5 September 2025.

Acara yang dipusatkan di GOR Apriyani, Kendari, ini menjadi upaya strategis untuk menstabilkan harga dan pasokan bahan pokok, serta mengendalikan inflasi di daerah.

Inflasi Terendah di Sulawesi Tenggara
Wali Kota Kendari, dr. Siska Karina Imran, menyatakan bahwa Kota Kendari berhasil mencatatkan inflasi terendah di Sultra.

“Untuk inflasi month to month, Kota Kendari berada di angka minus 0,22%, terendah di Sultra. Sementara year on year, kita mencatat 2,89%, juga yang paling rendah di wilayah ini,” jelas Siska.

Menurutnya, keberhasilan ini berkat berbagai langkah intervensi harga yang dilakukan oleh Pemkot Kendari, termasuk menggelar 66 kali GPM di seluruh kecamatan sejak Februari 2025.

Selain itu, Pemkot juga telah mendirikan 111 kios pangan digital di tingkat kelurahan untuk mempermudah distribusi bahan pokok dengan harga terjangkau.

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, menegaskan bahwa GPM merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

“Kita tahu tantangan inflasi bisa berdampak pada daya beli masyarakat. Karena itu, gerakan pangan murah harus terus diperluas, bukan hanya di kabupaten, tetapi juga menjangkau desa dan kecamatan,” tegasnya.

Warga Kendari Serbu Gerakan Pangan Murah, Kendalikan Inflasi di Sultra
Warga Kendari Serbu Gerakan Pangan Murah, Kendalikan Inflasi di Sultra

Ia menambahkan, ketersediaan stok pangan di Sultra saat ini masih mencukupi, termasuk beras SPHP dari Bulog sebanyak 1,3 juta ton yang siap didistribusikan.

Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk menjaga stabilitas harga.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sultra, Ari Siswanto, turut menjelaskan bahwa GPM serentak ini merupakan tindak lanjut dari arahan nasional untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

PUBLISHER: MAS’UD