Berita UtamaWakatobi

Demo Mahasiswa ITBM Wakatobi Minta Pengelolaan Kampus Transparan

827
×

Demo Mahasiswa ITBM Wakatobi Minta Pengelolaan Kampus Transparan

Sebarkan artikel ini
Demo Mahasiswa ITBM Wakatobi Minta Pengelolaan Kampus Transparan
Mahasiswa Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Wakatobi menggelar aksi demontrasi menuntut transparansi pihak kampus, Senin (22/9/2025).

TEGAS.CO., WAKATOBI – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Wakatobi dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah (ITBM) Wakatobi menggelar aksi demonstrasi, di depan kampus ITBM Wakatobi, Senin (22/9/2025).

Ketua PC IMM Wakatobi, Iwan, menuntut pengelolaan kampus yang transparan. Serta, berorientasi pada kemajuan akademik. Ia menilai bahwa pengelolaan kampus saat ini cenderung stagnan.

“Kami dari PC IMM Wakatobi hadir bukan hanya membawa suara mahasiswa, tetapi juga suara rakyat yang peduli terhadap masa depan pendidikan di daerah ini,” ucapnya.

Iwan mengkritisi adanya pejabat rangkap jabatan di internal kampus di mana hal demikian diangganya tidak sehat bagi tata kelola akademik.

Ia menilai bahwa praktik itu dapat menutup peluang kaderisasi sekaligus akan berdampak terhadap kurangnya profesionalitas di internal kampus.

Dorong Bangunan Kampus

Ketua BEM ITBM Wakatobi, Riswan menambahkan, hingga saat ini gedung bangunan ITBM Wakatobi masih pinjam pakai. Ia mendorong pimpinan kampus untuk memberi kepastian kepada mahasiswa.

“Sampai hari ini pembangunan belum juga terealisasi, sementara biaya kuliah tetap kami bayarkan,” ujarnya.

Demo Mahasiswa ITBM Wakatobi Minta Pengelolaan Kampus Transparan
Tampak Wakil Rektor I, Jumui menemui Mahasiswa yang aksi di depan gedung ITBM, dengan niat untuk mengajak mahasiswa berdialog.

Sementara status gedung pinjam pakai yang sudah berakhir sejak Juli lalu. Kata dia, kondisi ini dikhawatirkan akan mengganggu proses perkuliahan apabila tanpa adanya solusi dari pihak rektorat.

“Jika pemimpin kampus tidak berpihak pada mahasiswa, maka kami tegaskan lebih baik mundur dari jabatannya,” tegasnya.

Sementara Wakil Ketua BEM ITBM Wakatobi, Sarlina, menginginkan adanya ruang dialog antara rektorat dan mahasiswa.

“Kami menginginkan dialog terbuka antara rektorat dan mahasiswa. Mahasiswa hanya ingin kepastian bahwa kampus harus maju, fasilitas harus jelas, dan masa depan kami jangan dipertaruhkan,” katanya.

Laporan: Rusdin