
KENDARI, TEGAS.CO – Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, menegaskan bahwa Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) menanggapi serius tuntutan reformasi institusi tersebut.
Pernyataan ini disampaikan sebagai respons langsung atas aspirasi yang disampaikan oleh Mahasiswa Muhammadiyah Kendari di Gedung DPRD Sultra, Jumat, 26 September 2025.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Didik didampingi oleh Dirkrimsus Polda Sultra, Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala, Wakil Ketua DPRD Hasmawati, serta Danrem 143/Halu Oleo Kendari.
“Kami menyadari memang tuntutan untuk reformasi Polri itu sudah begitu besar, terutama sejak 1 September kemarin. Pimpinan Polri menindaklanjutinya dengan serius,” ujar Didik di hadapan para mahasiswa dan perwakilan dewan.
Tonton video tiktok tegas.co di bawah ini 👇👇👇👍
Launching Transformasi Polri
Kapolda mengungkapkan bahwa pada hari yang sama, ia baru saja mengikuti zoom meeting dengan Kapolri yang membahas peluncuran program akselerasi transformasi dan reformasi Polri.
“Hari ini telah di-launching dan nanti hari Senin (29 September 2025) itu akan dilaksanakan yang bukan hanya launching, tapi bagaimana penerapannya,” jelasnya.
Untuk memastikan implementasi program ini, seluruh Kapolda di Indonesia diperintahkan untuk berangkat ke Jakarta dengan membawa satu perwakilan terbaik dari jajarannya.
“Semua perwakilan dari seluruh Indonesia akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti kegiatan ini. Jadi itu dari Polri, bahwa kami betul-betul menyadari ada banyak hal yang harus kita ubah, termasuk larangan-larangan atas hal-hal yang selama ini dilakukan. Insya Allah akan berubah,” tambah Didik.

Ia kemudian meminta dukungan dan doa dari masyarakat agar Polri dapat menjadi lebih baik di masa depan. “Saya yakin akan berubah dengan transformasi yang di-launching hari ini akan mengubah Polri,” pungkasnya.
Tuntutan reformasi menyeluruh terhadap Polri kembali mengemuka dari berbagai elemen masyarakat dalam beberapa pekan terakhir, mendorong institusi ini untuk mengambil langkah-langkah konkret guna memulihkan kepercayaan publik.
Sebelumnya sejumlah mahasiswa dari Universitas Muhamadiyah Kendari (UMK) menyampaikan sejumlah aspirasi diantaranya, repformaai tubuh kepolisian secara menyeluruh.
Setelah mendengar jawaban Kapolda Sultra, massa aksi membubatkan diri dengan tertib dan kembali ke tempat masing-masing.
Publisher: Mas’ud