Berita UtamaKesehatanKolaka TimurSultra

Kunjungan Komisi IV DPRD Sultra di Koltim Sampaikan Standar Higienis SPPG Terjamin

145
×

Kunjungan Komisi IV DPRD Sultra di Koltim Sampaikan Standar Higienis SPPG Terjamin

Sebarkan artikel ini
Kunjungan Komisi IV DPRD Sultra di Koltim Sampaikan Standar Higienis SPPG Terjamin
Kunjungan Komisi IV DPRD Sultra di Koltim Sampaikan Standar Higienis SPPG Terjamin

TEGAS.CO., KOLAKA TIMUR โ€“ Rabu, 5 November 2025 – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kunjungan kerja ke Kolaka Timur (Koltim) untuk meninjau langsung operasional dan dapur utama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi penopang program makanan bergizi.

Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Sultra, Andi Muhammad Saenuddin, memberikan apresiasi atas perkembangan yang telah dicapai namun sekaligus menekankan pentingnya detail petunjuk teknis (Juknis) yang kini telah diperinci.

Dalam sesi peninjauan, pertanyaan kritis dilontarkan terkait jaminan kebersihan atau higienitas di dapur tersebut.

“Apa jaminan bahwa SPPG-nya ini higienis?” tanya Andi Muhammad Saenuddin.

Pihak pengelola memastikan bahwa higienitas menjadi prioritas utama. “Siap, untuk higienisnya sudah kami melaksanakan sesuai SOP yang ada, Pak. Jadi semuanya kita terapkan di sini,” jawab perwakilan pengelola.

Tonton video tiktok tegas.co di bawah ini ๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘

Pihak Komisi IV juga menanyakan potensi gangguan dari lingkungan sekitar yang dijawab dengan jaminan kelancaran operasional. “Siap, untuk gangguannya tidak ada, Pak. Sementara ini lancar, Pak. Tetap higienis dari lingkungannya,” tutupnya.

Kunjungan ini berfokus pada pengawasan ketat terhadap Standar Operasional Prosedur Persiapan Bahan Makanan (SPPG) yang diterapkan di dapur, meliputi lima tahapan utama untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan.

Pertama, Bahan makanan dicek secara visual dan fisik untuk memastikan kualitas, kesegaran, serta tidak ada tanda kerusakan atau pembusukan.

Bahan dibersihkan dari kotoran, debu, atau kontaminan lain menggunakan air bersih, dan membuang bagian yang tidak digunakan atau rusak.

Bahan dipotong, dikupas, atau disiapkan sesuai kebutuhan resep dengan memperhatikan sanitasi peralatan. Marinasฤฑ dilakukan jika diperlukan.

Bahan makanan disimpan dalam wadah bersih yang telah disediakan untuk memudahkan proses produksi berikutnya.

Bahan yang sudah diletakkan dalam wadah dikirim ke ruang produksi untuk digunakan dalam proses pengolahan makanan lebih lanjut.

Sebelumnya, Komisi IV DPRD Sultra juga melakukan kunjungan ke Dinas Kesehatan setempat untuk memastikan dapur utama SPPG yang ada di Koltim memenuhi semua standar kesehatan.

Dalam catatan harian yang dikelola SPPG tersebut yakni, Nasi Putih, Ayam Goreng Kecap, Tumis Wortel Babycorn. Tempe Mendoan, Semangka, PM (Porsi Makanan) = 2.212

Untuk menjaga standar higienitas dan profesionalitas, diterapkan pula 8 peraturan ketat bagi para relawan yang bertugas yaitu, Selalu menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) saat bekerja., Dilarang bermain handphone saat bekerja, Dilarang merokok di area dapur, Dilarang membawa pulang peralatan apapun dari dapur, Dilarang memakai aksesoris, nail art atau kuteks, Dilarang bergosip saat jam kerja, Mematuhi jadwal kerja dan Keluar masuk karyawan lewat pintu samping.

Rombongan Komisi IV DPRD Sultra yang hadir dalam kunjungan ini antara lain Wakil Ketua Rosni (PBB), Sekretaris Hartini Azis (Nasdem), serta anggota seperti Hj. Gunartin (PDI Perjuangan), La Ode Abdul Muzzafar (Gerindra), dan lainnya.

PUBLISHER: MAS’UD