
TEGAS.CO, BAUBAU- Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim, SE bersama Wakil Wali Kota Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc bertindak cepat menengahi konflik antara warga La Ode Boha di Kelurahan Lanto dan warga Kanakea di Kelurahan Nganganaumala. Upaya mediasi dilakukan melalui rapat penyelesaian yang digelar di ruang rapat Kantor Wali Kota Baubau, Kamis (6/11/2025).
Dalam arahannya, Wali Kota Yusran Fahim menegaskan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk mencari solusi damai dan memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga. Ia mengajak kedua belah pihak untuk saling mengikhlaskan kejadian masa lalu dan bersama-sama membangun suasana tenteram di Kota Baubau.
“Mudah-mudahan pertemuan hari ini benar-benar menjadi awal kedamaian. Saya berharap perdamaian ini bukan hanya seremonial, tapi lahir dari hati. Sekarang kita tidak perlu lagi merasa takut — Baubau aman,” tegas Yusran.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Wa Ode Hamsinah Bolu mengapresiasi inisiatif semua pihak yang terlibat dalam proses perdamaian. Ia menyampaikan rasa syukur karena pertemuan berlangsung dengan penuh keharmonisan.
“Kami sangat bersyukur pertemuan hari ini berjalan baik. Pemerintah Kota tentu mendukung penuh langkah perdamaian ini,” ujar Hamsinah.
Sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan warga, Hamsinah juga membuka peluang bagi masyarakat La Ode Boha dan Kanakea untuk mengikuti program pelatihan tenaga kerja serta pembinaan masyarakat yang diselenggarakan oleh Pemkot Baubau.
Pertemuan ini turut dihadiri Kapolres Baubau AKBP Mayestika Hidayat, SIK, MH, Ketua DPRD Baubau Ardin Jufri, ST, Wakil Ketua DPRD Adriansyah Farmin, ST, serta sejumlah pihak terkait. Acara ditutup dengan penandatanganan nota kesepakatan damai antara perwakilan kedua belah pihak, La Ode Boha dan Kanakea.
Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, Pemerintah Kota Baubau memastikan situasi keamanan tetap kondusif dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan tenang.