BaubauBerita Utama

Festival Santri VII Baubau: Bentuk Generasi Qur’ani di Era Globalisasi.

480
×

Festival Santri VII Baubau: Bentuk Generasi Qur’ani di Era Globalisasi.

Sebarkan artikel ini
Festival Santri VII Baubau: Bentuk Generasi Qur’ani di Era Globalisasi.

TEGAS. CO, BAUBAU- Festival Santri VII Tingkat Kota Baubau Tahun 2025 yang digelar melalui kerja sama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau dengan DPD IMSULTRA Baubau diyakini mampu menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an sejak dini. Penanaman nilai keagamaan ini dinilai penting untuk membentuk generasi yang mencintai agamanya dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Baubau, Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc., saat membuka kegiatan yang berlangsung di Kampus Universitas Muslim Buton, Sabtu (22/11/2025).

Dalam sambutannya, Hamsinah Bolu menegaskan bahwa Al-Qur’an telah sejak lama memberikan perhatian besar terhadap pentingnya pendidikan anak dalam keluarga. Ia mengutip Surah An-Nisa ayat 9, yang mengingatkan orang tua agar bertakwa kepada Allah dan menjaga amanah berupa anak, dengan memberikan pendidikan dan pembinaan yang benar.

“Hendaklah kita takut kepada Allah jika meninggalkan generasi lemah. Karena itu, tugas orang tua adalah merawat, mengasuh, dan mendidik dengan penuh tanggung jawab,” jelasnya.

Wakil Wali Kota juga mendorong para orang tua untuk mengembangkan potensi anak melalui kegiatan positif, termasuk keterlibatan aktif dalam kegiatan keagamaan, ekstrakurikuler sekolah, serta taman pendidikan Al-Qur’an. Menurutnya, aktivitas tersebut dapat membantu anak menyalurkan energi pada hal-hal bermanfaat, memperkuat pemahaman agama, serta meningkatkan kepercayaan diri.

Ia turut menekankan pentingnya peran organisasi keagamaan, seperti DPD IMSULTRA, dalam menghadapi tantangan globalisasi. Organisasi tersebut dinilai berperan besar dalam pendidikan, dakwah, serta pembinaan generasi muda agar terhindar dari dampak negatif perkembangan zaman.

“Saya mengajak kita semua untuk terus menumbuhkan kesadaran dalam mengaktualisasikan nilai-nilai Islam yang penuh kemuliaan. Mari membangun kebersamaan, sportivitas, dan memperkuat silaturrahim,” ujarnya.

Hamsinah Bolu berharap Festival Santri VII ini menjadi momentum untuk memperluas kegiatan keagamaan di berbagai lini kehidupan — mulai dari sekolah, masjid, lingkungan masyarakat, hingga keluarga — guna mewujudkan masyarakat Baubau yang berkarakter islami.

Penulis: JSR