
KENDARI, TEGAS.CO – Dunia pendidikan Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Putra terbaik Muna Timur, Dr. La Ismeid, S.Pd., M.Pd, secara resmi menuntaskan pendidikan tertinggi Program Doktor Ilmu Manajemen di Universitas Halu Oleo (UHO) pada Senin, 24 November 2025.
Pencapaian akademik ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Dr. Ismeid dan keluarga, tetapi juga disyukuri oleh institusi tempat ia mengabdi.
Keberhasilan Dr. Ismeid, yang lahir di Desa Pola, Pasir Putih, Kabupaten Muna, pada 2 Februari 1987, mendapat apresiasi khusus dari Dekan FKIP Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra), Dr. Anidi.
Dr. Ismeid saat ini tercatat sebagai Dosen Luar Biasa (LB) di FKIP Unsultra sejak tahun 2024.
“Kami sangat bangga atas pencapaian Dr. La Ismeid. Beliau membuktikan bahwa kesungguhan, dedikasi, dan kerja keras mampu membawa seorang putra daerah mencapai puncak akademik,” ujar Dr. Anidi.
Dekan FKIP Unsultra menambahkan bahwa Dr. Ismeid adalah sosok inspiratif bagi sivitas akademika Unsultra.
Tonton video tiktok tegas.co di bawah ini 👇👇👇👍
“Penyelesaian studi doktor ini bukan hanya prestasi pribadi, tetapi juga menjadi motivasi. Beliau adalah representasi dosen yang aktif, produktif, dan mampu memberi warna dalam pengembangan pendidikan di daerah,” tegasnya.
Dari Jurnalis Hingga Ketua Komisi MUI
Perjalanan hidup Dr. Ismeid adalah cerminan ketekunan.
Anak bungsu dari tiga bersaudara pasangan almarhum La Ringa dan almarhumah Wa Mania ini menempuh pendidikan dari SD Negeri 1 Pola hingga meraih gelar sarjana (S1 Psikologi Pendidikan Konsentrasi BK) dan magister (S2 Pendidikan IPS Konsentrasi Administrasi Pendidikan) di UHO.
Ia kemudian melanjutkan Program Doktor Ilmu Manajemen sejak tahun 2021 hingga lulus.
Menariknya, Dr. Ismeid memiliki latar belakang yang kaya, menggabungkan dunia akademik dan profesional media
Wartawan, Pernah berkarir di Kendari Ekspres (2011–2017) dan Sultrakini.com (2018–2020).
Pemimpin Media. Saat ini menjabat sebagai Direktur Utama Media Online Potretterkini.id (2021–sekarang).
Pengabdian Masyarakat. Dipercaya sebagai Ketua RT 24 di Kelurahan Lepo-lepo, Baruga.
Organisasi. Aktif dalam HMI, Muhammadiyah, PWI, JMSI, KONI, PBSI, Granat, serta menjabat sebagai Ketua Komisi Komunikasi dan Informasi MUI Kabupaten Muna (2025–sekarang).
Dr. Anidi menilai kapasitas Dr. Ismeid yang merangkul dunia akademik dan media menjadikannya sosok strategis.
“Pengalamannya yang luas di media massa dan berbagai organisasi menunjukkan bahwa ilmu harus dibarengi pengabdian nyata. Ia adalah aset intelektual yang diharapkan mampu membangun literasi publik dan kemajuan daerah,” tutupnya.
Keberhasilan Dr. Ismeid meraih gelar doktor membuktikan bahwa latar belakang sederhana bukan penghalang untuk mencapai pendidikan tertinggi, didorong oleh fondasi keluarga yang kuat, yakni istri tercinta Wa Faltima, A.MK, serta kedua anaknya Muhammad Sultan Ismed dan Nur Alfatih Ismed.
Redaksi